Perampok Berpistol Gondol 11 Kilogram Emas

Asep Supiandi, Koran SI · Jum'at 25 Februari 2011 15:58 WIB
https: img.okezone.com content 2011 02 25 340 428896 SUP4o4yqVd.jpg Ilustrasi senjata api (Foto: Ist)

PURWAKARTA - Perampokan dengan menggunakan senjata api kembali marak di Indonesia. Di Purwakarta, perusahaan perhiasan mengalami kerugian miliaran rupiah setelah 11 kilogram emas miliknya raib digondol perampok.

Peristiwa terjadi Jumat pagi sekira pukul 05.20 WIB. Saat itu Cristian heryanto (25), salah seorang sales marketing toko perhiasan, berangkat dari rumahnya. Saat berada di Jalan Kopo Permai atau hanya berjarak 500 meter dari rumahnya, mendadak dia dipepet oleh Toyota Avanza warna hitam.

Sebanyak empat pelaku dengan memegang senpi laras pendek kemudian keluar. Salah seorang di antaranya sempat menembakan senjatanya tiga kali ke udara.

Korban mengaku tak bisa berkutik ketika pelaku menodongkan senjata kearahnya. Dengan cepat kedua tangan dan kakinya diikat kemudian dipaksa masuk ke dalam mobilnya.

“Dengan tangan terikat dan mata tertutup, saya disekap di dalam mobil sendiri yang dibawa oleh pelaku. Saya ingat, ketika memasuki Jalan Tol Cipularang sempat dipindah ke dalam Toyota Avanza warna merah. Begitu keluar Gerbang Jatiluhur tidak tahu lagi mau dibawa kemana,” kata Cristian.

Dia menjelaskan, Cristian dibuang di salah satu tempat setelah keluar dari tol. “Sedangkan perhiasan yang saya bawa diambil pelaku. Tadinya berada dalam berangkas di dalam kendaraan saya,” ungkap Cristian saat dimintai keterangan polisi.

Kawanan perampok pun membuang Cristian di Kampung Citapen, Desa Cijantung, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Saat ditemukan warga, korban dalam keadaan kedua tangan dan kakinya terikat, serta mulut dilakban.

Cristian pun langsung dibawa ke kantor polisi terdekat yang kemudian diboyong ke Mapolres Purwakarta untuk dimintai keterangan. Sedangkan di sekitar TKP, sejumlah polisi memintai keterangan beberapa orang warga serta melakukan penelusuran.

Alhasil, petugas menemukan sejumlah barang bukti di antaranya sebutir peluru kaliber 9 mm, satu buah kapak, serta mobil korban Toyota Inova Nopol D 1136 LI.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini