Disertasi Putra Kadhafi Diduga Plagiat

Hanna Meinita, Okezone · Rabu 02 Maret 2011 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2011 03 02 373 430459 nzsif3CSsx.jpg Image: corbis.com

INGGRIS- Putra Moamar Khadafi, Saif al-Islam, diduga melakukan penjiplakan pada disertasinya saat menjalani studi doktoral di London School of Economics (LSE). 

Saif belajar di LSE pada 2003 hingga 2008, dan mendapatkan gelar Master of Science dan doktor di sana. Kini, pihak LSE sedang menyelidiki tuduhan penjiplakan yang dilakukan anak pemimpin Libya, Moamar Kadhafi.

Putra pemimpin Libya itu diduga menggunakan penulis gelap dan menyalin beberapa bagian dari disertasinya. Dalam sebuah pernyataan, universitas ini menyatakan, “LSE menyadari ada tuduhan plagiat pada disertasi Saif Kadhafi. LSE menerima tuduhan ini sangat serius dan memandang masalah ini sesuai dengan prosedur standar LSE,” demikian seperti disitat dari situs BBC, Rabu (2/3/2011).

Selain itu, pada 2009, Saif berjanji memberikan sumbangan sebesar 1,5 juta poundsterling ke LSE dari Gaddafi International Charity and Development Foundation. Pekan lalu, keterlibatan LSE dengan Libya ini diprotes mahasiswanya.

Bahkan pada Senin, Direktur LSE Sir Howard Davies mengaku merasa “malu” atas hubungan yang terjalin antara universitas dengan keluarga Kadhafi. Dia menyatakan, keputusan menerima dana penelitian dari yayasan yang dikendalikan Saif ini menjadi “bumerang”.

Dia juga menyatakan, penyesalannya telah mengunjungi Libya untuk memberikan nasihat kepada rezim Kadhafi bagaimana memodernisasi lembaga keuangan. Howard, yang merupakan mantan Kepala Financial Services Authority (FSA) dan Wakil Gubernur Bank of England mengatakan, keputusan menerima 300 ribu poundsterling dari Gaddafi International Charity and Development Foundation diperdebatkan secara "luas" di LSE.

Pekan lalu, pihak universitas menyatakan tengah mempertimbangkan kembali hubungannya dengan Libya sebagai “hal yang mendesak”. Tapi itu tidak memuaskan para mahasiswa yang marah. Rabu lalu, selusin mahasiswa menyerbu kantor Howard dan menuntut agar sumbangan yang telah diterima dari yayasan Kadhafi agar “dibayar kembali” kepada rakyat Libya.  Selain itu, ada juga protes di luar LSE, para mahasiswa berkumpul untuk mengekspresikan keprihatinan mereka. (rfa)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini