nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dokter Belum Bisa Operasi Bocah Berkelamin Ganda

Iman Herdiana, Jurnalis · Sabtu 05 Maret 2011 16:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 03 05 340 431730 7xIBpiD1VX.jpg Ilustrasi (Foto:ist)

BANDUNG- Tim dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung masih memeriksa bocah berkelamin ganda Ina Indriani (6). Mereka belum bisa mengganti kelamin Ina menjadi laki-laki.

"Kami masih harus menempuh laparoskopi, meneropong ada rahimnya atau tidak," kata Direktur Medik dan Keperawatan RSHS Rudy Kadarsyah.

Tes laparaskopi, jelas Rudy, dilakukan karena hasil ultrasonography (USG) pertama menunjukkan bahwa kromosom Ina perempuan. Sedangkan hasil USG kedua malah tidak jelas. Lalu, pihaknya akan memasukkan teropong ke dalam perut Ina untuk mencari rahim.

Selain itu, lanjut Rudy, pihaknya perlu memeriksa Ina lewat bantuan psikolog atau psikiater. Pemeriksaan psikologis penting untuk masa depan Ina sendiri. "Setelah ada hasil laparoskopi dan psikiater, baru kami rundingkan dengan keluarga," ujarnya.

Saat ditanya keinginan keluarga agar Ina segera diganti kelaminnya menjadi laki-laki, Rudy menyatakan, hal itu bisa saja dilakukan RSHS.

"Nanti kami runding dulu hasil laparoskopi, jika Ina memiliki rahim, kami akan bahas lagi. Jika keluarga tetap ingin operasi, kami terangkan risikonya," papar Rudy.

Menurutnya, risiko operasi bisa muncul di kemudian hari. Misalnya setelah operasi ganti kelamin menjadi laki-laki, beberapa tahun kemudian Ina bisa saja menjadi perempuan kembali. "Itulah yang akan kami tanya kepada keluarga," ucapnya.

(crl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini