nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR Tempat Mengabdi, Bukan Memperkaya Diri

TB Ardi Januar, Jurnalis · Senin 07 Maret 2011 14:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2011 03 07 339 432150 jiTYtdMDAj.jpg Foto: Misbahol Munir

JAKARTA – Banyaknya wakil rakyat yang menggunakan mobil mewah saat berkantor ke Gedung DPR menuai kritikan. Tindakan yang dilakukan anggota dewan tersebut dinilai mencederai hati rakyat yang saat ini tengah morat-marit secara ekonomi.

 

Menyikapi hal tersebut, Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang mengatakan, saat ini telah terjadi pergeseran karakter para politisi dalam menjalankan tugas.

 

“Sekarang ini orang menjadi angora DPR bukan lagi untuk mengabdi, tetapi justru untuk memperkaya diri. Tapi, pergeseran karakter ini tidak dialami semuanya, hanya sebagian saja,” kata Sebastian kepada okezone, Senin (7/3/2011).

 

Menurut dia, saat ini sulit sekali mencari pejabat negara termasuk anggota DPR yang bersikap sederhana dalam menjalani kehidupan. Saat ini, uang dan kekayaan lebih dipandang anggota DPR ketimbang pengabdian kepada negara.

 

“Saat ini pejabat yang dihormati bukan lagi dia yang mengabdi dengan gigih dan jujur, tetapi mereka yang memiliki materi lebih,” tandasnya.

 

Kendati demikian, pihaknya berpendapat bahwa menggunakan mobil mewah adalah hak setiap manusia. Asalkan, uang yang dibelikan mobil tersebut bukan dari hasil korupsi.

 

“Silakan saja pakai mobil mewah. Asalkan beli mobilnya jangan pakai uang hasil korupsi,” tandasnya.

 

Sebagaimana diketahui, bukan rahasia umum lagi, kalau selama ini tempat parkir mobil di Gedung DPR sudah seperti showroom mobil mewah. Pasalnya, di sana terdapat banyak mobil yang harganya lebih dari Rp1 miliar.

 

Pantauan okezone di lokasi, mobil-mobil mewah tersebut memang kerap dijumpai di tempat parkir. Baik yang di halaman luar ataupun basement. Belakangan, mobil-mobil tersebut diketahui milik sejumlah anggota DPR.

(teb)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini