nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelajar Digulung Ombak, 2 Tewas 3 Hilang

Rohmat, Jurnalis · Senin 07 Maret 2011 13:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2011 03 07 340 432146 onue8ALfaD.jpg Ilustrasi (sripoku)

JEMBRANA - Delapan pelajar asal Kabupaten Buleleng, Bali, digulung ombak saat mandi di Pantai Penataran Kabupaten Jembrana, Minggu petang. Dua di antaranya tewas dan tiga orang lainnya masih hilang.

“Dua korban meninggal ditemukan, satu korban ditemukan tadi pagi,” ujar Kapolres Jembrana AKBP Irfing Jaya ditemui okezone di Mapolda Bali, Denpasar, Senin (7/3/2011).

Dua korban tewas masing-masing Putu Abadi (18) yang ditemukan sekira pukul 18.00 Wita, sedangkan satu korban lagi yakni Rizki Candra (16) ditemukan Senin pagi sekira pukul 07.00 Wita tak jauh dari Pantai Dusun Penataranm Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan.

Diceritakan Kapolres, Minggu sore sekira pukul 15.00 Wita para pelajar asal Desa Tista, Kecamatan Busung Biu, bermaksud mandi bersama di Pantai Penataran. Selain dua korban, enam pelajar lainnya, yaitu Komang Maradona, I Gde Juli Artika, Agung Yudiarta, I Putu Sumardiana, I Gde Sudarmawan, dan I Komang Agus Setiawan, yang rata-rata pelajar SMA juga ikut menyebur ke laut.

Saat mandi, tiba-tiba datang ombak besar yang langsung menggulung dan menyeret mereka ke tengah laut. Mereka sempat meminta tolong. Warga sekitar termasuk para nelayan langsung memberi pertolongan namun gagal menyelamatkan seluruhnya.

Tiga pelajar berhasil diselamatkan yakni Sumardiana, Sudarmawan, dan Setiawan, namun lima lainnya hilang ditelan ombak Pantai Selatan Bali itu. Setelah dilakukan pencarian, dua korban ditemukan tewas.

Kapolres menambahkan hingga kini pihaknya terus melakukan pencarian dengan tim SAR Gabungan terdiri dari unsur Pol Air Polda Bali, Polres Jembrana, Polsek Pekutatan dan SAR Denpasar. “Tiga korban lainnya masing-masing Putu Juli, Yudiarta, dan Komang Maradona, hilang dan masih dalam pencarian hingga sekarang,” sebut Irfing.

Selain dibantu warga sekitar, pihak keluarga korban juga sudah berdatangan ke lokasi guna mencari ketiga pelajar yang belum ditemukan. Selain mencari di sekitar lokasi, mereka juga menggelar upacara di pinggir pantai memohon agar tubuh ketiga korban segera ditemukan.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini