nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banjir Bandang di Aceh Ratusan Rumah Hancur

Salman Mardira, Jurnalis · Jum'at 11 Maret 2011 10:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2011 03 11 340 433763 sHT8QuOpW8.jpg Ilustrasi banjir bandang di Papua. (Foto: Reuters)

BANDA ACEH - Banjir bandang melanda sejumlah desa di Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh. Akibatnya ratusan rumah di lima desa hancur dan delapan orang masih dinyatakan hilang.

Air bah yang membawa lumpur dan potongan kayu dari hutan menghantam rumah-rumah warga pada Kamis malam sekira pukul 20.00 WIB.

Wakil Bupati Pidie Nazir Adam saat dihubungi okezone, Jumat (11/3/2011) menuturkan, banjir disebabkan hujan yang turun sejak 4 hari terakhir.

“Hujan sudah 4 hari berutur-turut turun. Tadi malam tiba-tiba air bercampur lumpur turun dari arah gunung dan langsung menghantam desa-desa,” ungkap Nazir.

Dia menambahkan, ratusan warga desa histeris saat air yang membawa potongan kayu langsung merusak rumah mereka. Selain merusak ratusan rumah, banjir juga merusak sejumlah jembatan penghubung beberapa desa. Jalan nasional yang menghubungkan Pidie dan Aceh Barat juga putus karena Lumpur menggenagi badan jalan. Arus listrik di juga Kecamatan Tangse mati total, termasuk akses komunikasi.

Lima desa terparah yang dihantam air bah adalah Desa Layan, Desa Peunalon Sa, Desa Blang Dalam, Blang Me, dan Pujok Sa. Infrastruktur di lima desa hancur total.

Pemerintah Kabupaten Pidie, lanjut Nazir, sedang mengerahkan alat berat untuk memperbaiki arus jalan yang putus akibat lumpur dan potongan kayu. Diharapkan jalan bisa segera dilalui sehingga barang bantuan mudah disalurkan. Pemkab sudah menyiapkan bahan makanan dan keperluan mendesak untuk warga.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini