Share

Praktisi dan Akademisi Bahas Efisiensi Pendidikan

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Minggu 13 Maret 2011 10:06 WIB
https: img.okezone.com content 2011 03 12 373 434239 izyGBnPMDr.jpg Image: corbis.com

JAKARTA - Sebanyak 791 pemangku kepentingan dan pembuat kebijakan dalam dunia pendidikan akan berdiskusi dalam Rembuk Nasional Pendidikan (RNP) pada 15-18 Maret mendatang.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) Dodi Nandika menjelaskan, mereka akan membahas berbagai hal untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan misi 5K Kemendiknas.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

"Secara lebih komprehensif, maksud dari pertemuan ini sebagai langkah konkret kita semua dan juga pemda karena pemda pemegang otonomi pendidikan. Kita akan dan harus memacu akses dan mutu pendidikan nasional," kata Dodi seperti dikutip dari keterangan tertulis Kemendiknas, Minggu (13/3/2011).

Pria berkaca mata ini menambahkan, tujuan RNP 2011 adalah melakukan evaluasi capaian kinerja pembangunan pendidikan tahun 2010; sosialisasi dan pemantapan pelaksanaan kebijakan, program, kegiatan, dan anggaran pembangunan pendidikan tahun 2011; tersusunnya kebijakan tahunan Kemdiknas 2012; serta, penyiapan bahan musyawarah rencana pembangunan nasional yang akan diselenggarakan April 2012.

791 peserta yang diagendakan hadir berasal dari unsur Kemdiknas, UKM-P3, kepala dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia, rektor/direktur politeknik PTN dan koordinator perguruan tinggi swasta (Kopertis), kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), para kepala lembaga pengembangan dan pemberdayaan kepala sekolah (LPPKS), para kepala pusat pengembangan dan pemberdayaan pendidikan dan tenaga kependidikan (P4TK), Dewan Pendidikan Tinggi, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Badan Akreditasi Pendidikan (BAN) serta sejumlah lembaga tingkat regional.

Dijadwalkan sebagai pembicara tamu Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa akan menyampaikan materi tentang pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam Menyongsong Pembangunan Ekonomi Tahun 2025, Ketua BPK Hadi Purnomo tentang strategi laporan keuangan menuju Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Bupati Gorontalo menyampaikan tentang success story perluasan dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Gorontalo. Pembicara lain yang hadir praktisi pendidikan Ratna Megawangi tentang success story pengembangan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan Sandiago S Uno tentang penyelarasan pendidikan dan dunia kerja. Pada malam pembukaan akan tampil kelompok kesenian Kiai Kanjeng pimpinan Emha Ainun Najib .

Mendiknas M Nuh direncanakan membuka acara yang dihelat di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan (d/h. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai) Kemendiknas, Bojongsari, Depok itu pada Rabu, 16 Maret 2011. (rfa)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini