Pemerintah Tak Bisa Rampas Aset Century di Hong Kong

Awaludin, Okezone · Sabtu 19 Maret 2011 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2011 03 19 339 436626 2wbnElowDZ.jpg

JAKARTA - Wakil Jaksa Agung Darmono mengatakan, otoritas Hong Kong sudah membekukan aset Bank Century yang tersimpan di negara itu, melalui proses mutual legal assistance dengan Indonesia. Namun, aset tersebut belum bisa diambil karena Robert Tantular, mantan pemilik Bank Century, mengajukan keberatan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

 

"Informasi yang kita dapat adalah bahwa Robet Tantular menyatakan keberatan tapi melalui Pengadilan Jakarta Pusat, mestinya kan dia harus ke sana langsung,” kata Darmono, usai konferensi International Association of Prosecutor (IAP) di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (19/3/2011).

 

Darmono berharap pengambilan aset Century di Hong Kong bisa segera dilakukan.

 

Ditanya mengenai pembekuan aset Gayus yang diduga juga dilariken ke luar negeri, Darmono mengatakan, hinga saat ini Kejaksaan Agung belum mendapat bukti keberadaan aset tersebut. “Saya belum dengar pasti apakah ada aset saudara Gayus di negara lain," ujarnya (abe).

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini