Manajemen KBS Yakin Komodo Dicuri Bukan Dimangsa

Amir Tejo, Okezone · Selasa 22 Maret 2011 12:53 WIB
https: img.okezone.com content 2011 03 22 340 437545 5jXdkzMzyd.jpg Anak komodo koleksi Kebun Binatang Surabaya. (Foto: okezone)

SURABAYA - Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, terus melakukan penyelidikan atas hilangnya tiga anak komodo di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Namun Tim Manajemen (KBS) menduga kuat, tiga anak komodo hilang karena dicuri, bukan dimangsa predator.

”Kemungkinan tiga anakan komodo hilang karena memang diambil manusia. Tapi tetap kami serahkan kepada polisi dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam,” ujar Toni, Selasa (22/3/2011).

Jika tiga anak komodo itu hilang dicuri, lanjut Toni, ada dua motif yang melatarbelakanginya. Motif pertama, pencuri menginginkan susana kerja di KBS keruh dengan menciptakan suasana saling mencurigai di antara para karyawan.

Seperti diketahui sudah sejak lama KBS diperebutkan oleh dua kubu yakni Stanly Soebakir dan Basuki Rekso Wibowo. Konflik antarpetinggi KBS ini pun kemudian merembet ke level karyawan paling bawah. Hingga akhirnya karyawan terpecah-pecah dengan membela kubu masing-masing.

"Potensi konflik itu masih ada. Karena pengurus lama tak pernah berhenti untuk menghasut. Tapi  syukurlah sebagian besar sudah sadar, sebagian kecil masih ada," sambung Toni.

Motif kedua pencurian, lanjut Toni, untuk mendapatkan keuntungan finansial. Namun sayangnya, kata Toni nilai ekonomis komodo ini sebenarnya sangat kecil.

Menurutnya, siapa yang mau memelihara komodo karena penampilannya yang kurang menarik. “Yang mahal bagi kita justru nilai konservasinya, karena komodo adalah hewan yang dilindungi,” terang Toni.

Saat ini koleksi komodo di KBS ada 56 ekor. Dari jumlah itu 18 di antaranya adalah komodo yang masih anakan dengan usia sekira 1 tahun. Anak-anak itu hasil penetasan pada 2010 lalu. KBS juga sedang menetaskan 15 telur komodo.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini