ICW Bantah Ada Pesanan Dalam Laporan Anggota DPR

Taufik Hidayat, Okezone · Jum'at 25 Maret 2011 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2011 03 25 339 438803 vtaRHKoKM3.jpg ilustrasi

JAKARTA- Peneliti Divisi Korupsi Politik ICW Abdullah Dahlan menampik tudingan adanya pesanan pihak tertentu dalam laporan keteribatan anggota DPR RI terkait dengan penyelundupan dua peti kemas BlackBerry (BB) ilegal dan minuman keras.

Abdulah mengatakan temuan tersebut diperoleh dari laporan masyarakat ke ICW. "Kita menepis tuduhan itu. Laporan itu dari masyarakat dan penelusuran kita. Laporan badan kehormatan (BK) kita tunggu," kata Abdulah saat dihubungi okezone, Jumat (25/3/2011).

Abdulah mengatakan pihaknya tidak menyudutkan salah satu anggot DPR saat melaporkan temuan tersebut  ke BK dengan menyebutkan nama anggota DPR kepada media. Dia berharap BK melanjutkan temuan laporan masyarakat dan investigasi ICW.

"Kita tidak menyebutkan (kepada media) nama anggota DPR. Kita harapkan BK melakukan investigasi lebih lanjut," tambahnya.

Dalam aduannya ke Badan Kehormatan DPR, Dahlan menyebut sejumlah anggota DPR itu diduga meminta Komite Pengawasan Perpajakan Tanjung Priok untuk melepaskan dua peti kemas milik PT AUK pada 10 Januari 2011 lalu.

 

"Kejadiannya, setelah inspeksi mendadak di kantor Imigrasi Bandara jelang pulang ke Senayan tiba-tiba bus berbelok ke Pelabuhan Tanjung Priok, dan yang menjadi inisiator adalah AS, sebagai pimpinan rombongan," kata Dahlan.

(crl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini