Kupu-Kupu Penyebab Ulat Bulu Menyebar Cepat

Anton Suhartono, Okezone · Rabu 30 Maret 2011 12:57 WIB
https: img.okezone.com content 2011 03 30 340 440462 hltALeFkvO.jpg Petugas Dinas Pertanian Kab Probolinggo menyemprot ulat di pohon. (Dok: Sun TV)

PROBOLINGGO- Hama ulat bulu kini sudah menjalar di lima kecataman di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Dinas Pertanian kabupaten masih berupaya melakukan penyemprotan untuk membasmi jutaan ulat yang sudah menyerang sejak sepekan terakhir ini.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Hasyim Ashari mengatakan pihaknya akan melanjutkan penyemprotan pestisida sampai sepekan ke depan.

“Penyemprotan ini cara efektif untuk membasmi ulat, jadi akan kami terus lakukan sampai seminggu ke depan,” ujar Hasyim saat dihubungi okezone, Rabu (30/3/2011).

Hasyim mengaku, pihaknya kesulitan untuk mendeteksi di mana telur-terlur ulat berada, sehingga hama tersebut bisa dibasmi sebelum menjadi ulat. Menurutnya, telur ulat sangat halus dan sulit untuk dideteksi keberadaannya.

“Makanya kami hanya bisa membasmi setelah menjadi ulat. Telurnya sangat halus dan sulit ditemukan,” jelas Hasyim.

Menurut dia, perkembangbiakan ulat sudah merupakan siklus alam yang pasti terjadi. “Ulat kemudian menjadi kepompong dan menjadi kupu-kupu, sudah merupakan siklus kehidupan. Namun karena sudah meresahkan warga, kami lakukan penyemprotan,” sambung dia.

Hasyim mengklaim, penyemprotan yang dilakukan selama 3 hari terakhir membuahkan hasil. Seluruh ulat yang disemprot mati.

“Saya sudah meninjau lokasi-lokasi penyemprotan sebelumnya, hasilnya ulat-ulat itu mati. Sebenarnya dengan penyemprotan sudah cukup, cuma kami kesulitan menghalau kupu-kupu yang biasa terbang pada malam hari, di mana telur-telur itu ditaruh. Kupu-kupu ini kalau siang hari sembunyi, baru terbang malam hari,” jelasnya.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini