Perseteruan Nurdin-Mallarangeng Harus Dihentikan

Marieska Harya Virdhani, Okezone · Jum'at 01 April 2011 04:40 WIB
https: img.okezone.com content 2011 04 01 339 441120

DEPOK - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mendukung adanya reformasi di tubuh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). DPD juga menyayangkan perseteruan yang terjadi pada kongres PSSI Bdan berujung pada pembekuan PSSI.

 

Anggota DPD dapil Jawa Barat Amang Syarifudin mengatakan perseteruan antara Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng dan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid adalah pertarungan politis dan harus sgera dihentikan. Sebab, kata Amang, hal itu mengorbankan prestasi para atlet.

 

“Sekarang seperti politis saja pertarungan itu, kami dari DPD paling hanya bisa memberikan pemikiran, segala sesuatu yang sifatnya berimplikasi kepada rakyat, ada unsur politik dan kebijakan adalah sesuatu yang lumrah, tapi tolong jangan sampai korbankan prestasi, dan politisasi kepentingan ini harus segera dihentikan,” katanya kepada wartawan di Depok, Kamis (31/03/11).

 

Menurut Amang, enaknya menjabat sebagai Ketua Umum PSSI adalah dapat menggawangi panggung politik yang mewakili kepentingan tertentu, terutama partai politik. Bahkan Amang menilai agar pemerintah memberhentikan guliran dana sementara ke tubuh PSSI, sebelum organisasi tersebut dapat berbenah diri.

 

“Itu pertarungan politik tidak bisa dihindarkan, PSSI media yang bisa tampilkan entitas dibelakangnya, apakah itu partai, kementerian, atau siapa saja, PSSI bukan olah raga saja, ini panggung politis, ini penting dicermati, olahraga adalah ajang profesional, harus dipimpin tenaga profesional, bukan jadi ladang politik,” tandasnya.

 

Sebelumnya Menegpora Andi Mallarangeng membekukan dan menghentikan aliran dana ke tubuh PSSI. Pemerintah tidak mengakui PSSI dibawah pimpinan rezim Nurdin Halid dan Sekjen Nugraha Besoes.

(lam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini