Pembasmian Ulat Bulu Terkendala Hujan & Obat

Hana Purwadi, RCTI · Jum'at 01 April 2011 13:36 WIB
https: img.okezone.com content 2011 04 01 340 441293 BDfjCd67O0.jpg Penyemprotan ulat bulu oleh Dinas Pertanian Kab Probolinggo. (Dok: Sun TV)

PROBOLINGGO- Pembasmian ulat bulu di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, terkendala hujan dan ketersediaan obat sehingga penyemprotan pestisida dan insektisida tidak maksimal. Serangan ulat bulu yang sudah berlangsung hampir dua pekan tersebut semakin membuat warga resah.

 

Selama 5 hari, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo dibantu dinas terkait melakukan penyemprotan di lima kecamatan.

Berdasarkan pantauan di beberapa desa, ulat bulu masih menghinggapi pohon-pohon dan rumah warga. Populasinya hanya berkurang sedikit setelah disemprot.

Sementara itu, Kasi Pemberantasan Hama Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi mengatakan, penyemprotan terkendala hujan yang terus turun. Selain itu persediaan obat pestisida dan insektisida terbatas.

Arif membantah jika penyemprotan tidak mengurangi jumlah ulat. Penyemprotan, tegas dia, merupakan cara yang tepat memberantas ulat bulu.

“Buktinya ulat bulu mati di sejumlah tempat,” ujar Arif, Jumat (1/4/2011).

Hanya saja, Arif mengakui, hujan yang terus terjadi menghambat upaya pembasmian. Obat yang menempel pada tanaman tidak bisa bekerja maksimal terkena air hujan.

Penyemprotan tidak secara langsung mengatasi penyebaran kupu-kupu yang menelurkan ulat-ulat baru, sehingga potensi penyebaran hama ulat ke daerah lain tetap terbuka.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini