Eks Karutan Brimob Didakwa Pasal Berlapis

Iman Herdiana, Okezone · Jum'at 01 April 2011 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2011 04 01 340 441296 CKcx84iWJQ.jpg Eks karutan Brimob yang membiarkan Gayus plesiran (Foto: Iman H/okezone)

BANDUNG- Kompol Iwan Siswanto, terdakwa kasus penyalahgunaan jabatan terkait Gayus Tambunan, didakwa pasal berlapis dalam sidang tindak pidana korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri Kelas I Kota Bandung, Jawa Barat.

Dalam pembacaan dakwaannya, jaksa penuntut umum (JPU) Sila Pulungan mengatakan, terdakwa Iwan telah melakukan penyalahgunaan jabatan dan menerima uang dadi Gayus.

Pada 2010 Iwan menerima uang Rp70 juta dari Gayus Tambunan yang kini mendekam di tahan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok. Karena uang itu Gayus bisa keluar rutan seenaknya, hingga nonton pertandingan tenis di Bali. Total uang yang diterima Iwan dari gayus sebanyak Rp264 juta.

"Terdakwa telah melakukan menerima hadiah atau janji yang bertentangan dengan kewajibannya sebagai pegawai negara," kata Sila, Jumat (1/4/2011).

Karena penyalahgunaan jabatan itu, JPU mendakwa Iwan dengan pasal berlapis. "Kita dakwakan Pasal 11, 12, 5, dan Pasal 23, yaitu tentang pegawai negeri yang menerima hadiah atau janji dan pasal tentang tindak pidana korupsi," ujarnya.

Sila menyebutkan, ancaman hukuman pasal 12 minimal 4 tahun, pasal 11 maksimal 5 tahun, pasal 5 maksimal 5 tahun.

Sidang juga langsung membacakan eksepsi atau keberatan dari tim kuasa hukum terdakwa yang diketuai Berlin Pandiangan. Dia menyatakan PN Bandung tidak berwenang mengadakan pengadilan tindak korupsi. Karena perkara terjadi di Depok yang seharusnya dilakukan di PN Jakarta Selatan atau Pengadilan Tipikor di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini