Ratusan Makanan Kedaluwarsa Dijual di Ponorogo

Ahmad Subki, SUN TV · Rabu 06 April 2011 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2011 04 06 340 442999 HDDp5URJGE.jpg Ilustrasi razia makanan (Foto: Koran SI)

PONOROGO- Berhati-hatilah jika membeli makanan dan minuman kemasan yang dijual di terminal. Jangan sampai membeli makanan dan minuman kedaluwarsa.

Di Terminal Seloaji Ponorogo, Jawa Timur, ditemukan puluhan jenis makanan dan minuman puluhan jenis makanan dan minuman kemasan yang sudah kedaluwarsa dan membusuk yang dijual di toko, pasar, dan tempat perbelanjaan. Jumlah makanan tersebut mencapai ratusan bungkus.

Puluhan jenis makanan dan minuman kemasan ini disita petugas dari salah satu kios makanan dan jajanan di pertokoan dalam Terminal Seloaji Ponorogo, Jawa Timur.

Hasil pemeriksaan diketahui, makanan itu sudah melebihi batas aman dikonsumsi yakni terhitung sejak 2010, bahkan ada yang sudah kedaluwarsa sejak 2009. Tidak hanya makanan, namun puluhan botol minuman ringan dan susu kaleng juga disita petugas.

Petugas gabungan dari Kepolisian, Satpol PP, Dinas Kesehatan serta Dinas Perdagangan, menemukan makanan dan minuman kedaluwarsa hampir di semua kios terminal.

Perang mulut sempat terjadi saat penjual menolak makanan kedaluwarsa mereka disita petugas. Setelah dijelaskan, pemilik kios bersedia menyerahkan makanan dan minuman untuk dibawa.

Tidak hanya di terminal, razia makanan dan minuman ini digelar di pasar, pusat pertokoan dan perbelanjaan di Ponorogo. Selama 2 hari melakukan razia, hasil makanan dan minuman kedaluwarsa berjumlah ratusan.

Razia ini digelar setelah maraknya kasus keracunan jajanan di Ponorogo. Dalam sebulan terakhir ditemukan dua kasus keracunan massal dengan korban siswa sekolah dasar. Mereka diduga keracunan karena mengonsumsi makanan kedaluwarsa yang dijual di pasaran.

Kasat Sabhara Polres Ponorogo AKP Suharto, Rabu (6/4/2011), mengatakan razia digelar secara serentak untuk menghindari kasus serupa. Sebagai sanksi semua makanan dan minuman kedaluwarsa disita, sementara penjualnya didata dan diberi pembinaan.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini