nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diserang Anjing Liar, Jari Bule Prancis Putus

Rohmat, Jurnalis · Senin 18 April 2011 19:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2011 04 18 340 447490 hTqUwMmXP1.jpg Ilustrasi

DENPASAR - Frederik Cakridu (40) warga negara Prancis harus rela salah satu jari tanganya putus setelah diserang sekelompok anjing liar di depan tempat tinggalnya di Puri Gading, Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, pagi tadi.

Kejadian tragis yang menimpa Frederik, bermula saat dia terganggu dengan kedatangan kawanan anjing liar di depan rumahnya, yang terus menggonggong sehingga mengeluarkan suara berisik.

"Dia sebenarnya bermaksud mengusir anjing liar dari rumahnya," kata Peni Canndrawati, istri Frederik di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, Senin (18/04/2011).

Rupanya kawanan anjing yang diperkirakan berjumlah 5 ekor, tengah mendekati anjing betina yang dipeliharanya.

Tanpa menggunakan alat bantu apapun, korban langsung mengusir kelima anjing tersebut, namun kawanan itu bergeming. Sampai akhirnya, tanpa diduga korban, kelima anjing itu balik mengeroyok dan menyerangnya.

Anjing-anjing liar itu, menyerang ke tubuh korban yang tidak sempat menghindar sehingga, beberapa anggota tubuhya kena gigitan seperti paha dan tangan. Bahkan, akibat serangan hewan buas itu, korban harus kehilangan salah satu jari kanannya, setelah dimangsa hewan galak tersebut.

Setelah melukai korban, kawanan anjing langsung kabur terlebih setelah warga juga berdatangan ke lokasi. Akibat mengalami luka gigitan parah dan mengeluarkan banyak darah segar, korban dilarikan pihak keluarga ke RSUP Sanglah, untuk perawatan lebih lanjut.

Diantar sang istri, korban datang ke rumah sakit, sembari membawa potongan jari tangannya yang terputus akibat digigit anjing.

Korban langsung menjalani perawatan di ruang Instalasi Rawat Darurat (IRD).

Mengantisipasi tertularnya penyakit rabies, korban diberikan suntikan VAR.

Frederik juga menjalani operasi kecil untuk memperbaiki jari tengahnya yang putus akibat digigit. "Tadinya mau mengajak anjing saya jalan-jalan, tiba-tiba datang kawanan anjing yang langsung menyerang saat akan saya usir," kata Frederik dengan aksen Indonesia yang cukup fasih.

Sang istri, Peni menambahkan, keberadaan anjing liar di sekitar lingkungan tempat tinggalnya, sangat mengganggu sehingga dia berharap masyarakat atau pihak terkait bisa menertibkan anjing liar itu agar tidak mengganggu warga.

(ahm)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini