Mahasiswa & Buruh Bersatu Unjuk Rasa di Bandung

Iman Herdiana, Okezone · Minggu 01 Mei 2011 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2011 05 01 340 451939 9ubp5pwJhC.jpg Aksi buruh dan mahasiswa di depan Gedung Sate, Bandung (Iman Herdiana/okezone)

BANDUNG - Ratusan mahasiswa dan buruh yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) melakukan unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat Gedung Sate, Bandung. Aksi ini terkait Hari Buruh Internasional hari ini.

 

Ujuk rasa dimulai pukul 10.00 WIB. Massa dari serikat buruh dan organisasi mahasiswa se-Bandung Raya itu melakukan orasi menuntut perbaikan nasib buruh tani, kebun, pabrik, penganggur, mahasiswa, di Indonesia.

 

Mereka orasi di atas mobil bak terbuka yang didesain jadi panggung orasi. “Hari ini momen bagi buruh tani, kebun, pabrik, mahasiswa yang masih berada dalam pemiskinan. Maka kita tuntut hak atas kehidupan yang layak, yang hingga hari ini tidak pernah diberikan pemerintah,” kata orator aksi, Minggu (1/5/2011).

 

Massa juga mengusung sepanduk dan yel-yel buruh. “Kami punya tanah, tanah kami dirampas. Kami kerja keras upah kami dipangkas. Kami pemuda enggak ada pekerjaan,” begitu mahasiswa dan buruh menyanyikan lagu perjuangan buruh.

 

Aksi tersebut mendapat kawalan ketat kepolisian dan membuat arus jalan Diponegoro sedikit tersendat.

 

Koordinator aksi dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Helmut Hechtor Situmorang menyebutkan, isu buruh saat ini adalah belum adanya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). SJSN bisa diterapkan jika Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mendapat payung hukum.

 

“Kami menuntut DPR mengesahkan Rancangan Undang-Undang yang mengatur BPJS. Karena jika BPJS disahkan, bukan hanya buruh yang sejahtera tapi ada jaminan kecelakaan, kesehatan bagi rakyat secara umum,” ungkap Hechtor.

 

 

 

(abe)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini