FITRA Adukan Sekjen DPR ke Komnas HAM

Ferdinan, Okezone · Selasa 17 Mei 2011 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2011 05 17 339 457928 QkvZR2E47X.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Somasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Sekjen DPR Nining Indra Saleh membuat Seknas Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) geram.

Menanggapi somasi itu rencananya Fitra akan mengadukan Sekjen DPR ke Komnas Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

"Ini sikap arogansi Sekjen DPR yang anti kritik dan melakukan pembungkaman terhadap hak-hak berpendapat. Hari Kamis (19/5) kita ke Komnas HAM untuk melaporkan pengekangan hak asasi manusia," kata Sekjen FITRA, Yuna Farhan dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (17/5/2011).

Yuna menjelaskan siaran pers FITRA berjudul "Anggaran pulsa HP DPR Sebesar Rp151 milyar pertahun" pada 11 Mei lalu dimaksudkan sebagai kritik publik untuk transparansi pengelolaan anggaran DPR. "Kita hanya ingin memberi masukan, kritik, bukan untuk mendelegitimasi DPR," sambungnya.

Somasi DPR dilayangkan ke FITRA 13 Mei lalu. Dalam somasi, Sekjen DPR menuntut agar FITRA mencabut siaran pers soal jatah pulsa anggota dewan dan menyampaikan permohonan maaf melalui lima media massa nasional.

"Kami tidak akan meminta maaf dan tidak akan mencabut rilis di media massa," tegas Yuna menanggapi tuntutan Sekjen DPR.

Sementara itu anggota kuasa. hukum FITRA, Ecoline Situmorang menyebut pihaknya sudah memberikan surat jawaban tertulis atas somasi tersebut. "Sudah disampaikan kemarin, isinya klien kami tetap konsisten tentang siaran pers FITRA tanggal 11 Mei," ujarnya.

Ecoline menambahkan, somasi DPR tidak tepat dilakukan karena kritik FITRA menyoal anggaran dewan di Senayan dimaksudkan untuk membangun prinsip transparansi pengelolaan anggaran termasuk efisiensinya. "Untuk kepentingan umum tidak maksud menghina. Cara-cara seperti somasi, sama saja dengan uapaya pembungkaman," pungkasnya.

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini