Masyarakat Kecewa Pelayanan Publik Ikut Cuti Bersama

Markus Yuwono, Trijaya · Jum'at 03 Juni 2011 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2011 06 03 340 464099 HrL12lovZ9.jpg warga kecewa melihat pengumuman layanan publik libur cuti bersama (Foto: Yuwono)

GUNUNGKIDUL- Kebijakan pemerintah cuti bersama pada 3 Juni 2011 ternyata belum banyak diketahui masyarakat umum. Salah satunya terlihat di kantor samsat Gunungkidul, Yogyakarta, banyak masyarakat yang tidak tahu bahwa hari ini dilakukan libur bersama.

Pantauan lapangan, selama kurang lebih satu jam tak kurang dua puluh orang yang mendatangi kantor samsat di Jalan Ki Hajar Dewantara, kota Wonosari, Jumat (3/6/2011).

Sebagian besar mengaku tidak mengetahui bahwa hari ini hari libur. Bahkan raut wajah kecewa ketika membaca pengumuman bahwa hari ini libur.

“Tidak tahu kalau hari ini hari libur mas, saya kira cuma satu hari kemarin,” kata Suhada warga kecamatan Tepus yang berjarak 30 km dari kota Wonosari, yang ingin bayar pajak tahunan sepeda motornya.

Dia mengaku kecewa dengan kebijakan pemerintah memberikan hari libur panjang terhadap para pegawai negri Sipil (PNS), karena mengganggu pelayanan terhadap masyarakat.

“Wah sedikit-sedikit libur, seharusnya pelayanan umum seperti ini tetap buka,” cetus karyawan Swasta yang bekerja di kota Yogyakarta.

Kekecewaan serupa dialami Santi, warga kecamatan Semanu, yang juga akan membayar pajak. Ibu rumah tangga ini mengaku kaget jika pelayan umum juga ikut libur cuti bersama.

“Saya sempat debat dengan teman di rumah sebelum berangkat, saya kira tetap masuk karena layanan publik, ternyata ikut libur juga. Sudah jauh-jauh, padahal pajak kendaraan saya sudah habis hari ini,” keluhnya.

Pantauan serupa terjadi di kantor pemkab Gunungkidul, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang kerap menjadi tumpuan bagi masyarakat untuk menyelesaikan administrasi kependudukan, ternyata ikut serta liburan.

Beberapa warga sempat mondar-mandir di kantor Disdukcapil yang berada satu komplek dengan Kantor Bupati Gunungkidul.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan pernyataan Assisten Sekda Bidang Ekonomi Pembangunan Pemkab Gunungkidul, Budi Martono yang menyatakan bahwa pelayanan publik diusahakan tetap buka selama libur cuti.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini