Alat Pemantau Gempa di Dieng Dicuri Orang

Elis Novit, SUN TV · Jum'at 03 Juni 2011 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2011 06 03 340 464160 mAbPkv1xU9.jpg Ilustrasi pencurian (Foto: vikingflasghip.blogspot.com)

BANJARNEGARA- Pos pengamatan gempa di Gunung Dieng, Jawa Tengah, mengaku kesulitan memantau gempa di kawasan Telaga Warna. Pasalnya, alat pendeteksi gempa di wilayah tersebut dicuri orang.

Ini diungkapkan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono saat ditemui di Posko Pengamatan Gunung Dieng, Jumat (3/6/2011).

Dia menjelaskan, alat pendeteksi gempa tersebut terbilang mahal. “Harganya bisa mencapai Rp300 juta,” tuturnya.

Meski demikian, tambahnya, bagi orang biasa alat tersebut tidak berguna untuk apa-apa. “Pencuri itu sia-sia, buat apa toh kalau dijual tidak lebih dari Rp50 ribu,” tukasnya.

Untuk menambal hal tersebut, tambahnya, PVMBG akan mendatangkan tiga alat serupa untuk melakukan pendeteksian.

PVMBG menaikkan status Dieng dari Waspada menjadi Siaga sejak Minggu 29 Mei pukul 20.45 WIB lalu. Sejak itu radius aman dinaikkan dari 500 meter menjadi 1.000 meter.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini