Baku Tembak Terjadi 3 Km dari Permukiman Warga

Yoanes Lita, SUN TV · Sabtu 04 Juni 2011 14:53 WIB
https: img.okezone.com content 2011 06 04 340 464512 K9MHw6UZnZ.jpg Ilustrasi Densus 88. (Foto: Koran SI)

POSO- Pelaku penembak polisi Pam Obvit Polres Palu di BCA 25 Mei lalu digerebek di tempat persembunyian mereka di hutan yang terletak di Desa Tambaro, Kecamatan lage, Poso, sekira pukul 10.00 Wita.

Berdasarkan informasi di lapangan, baku tembak sempat terjadi antara dua pelaku dengan petugas gabungan dari Polres Poso, Polda Sulteng, dan Densus 88 Antiteror. Polisi juga menyita senjata yang mereka rampas saat penembakan tiga polisi di BCA.

Jasad keduanya dievakuasi dari lokasi sekira pukul 14 Wita. Jasad dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polres Poso untuk diautopsi sebelum dibawa Ke Polda Sulawesi Tengah di Palu.

Mereka teridentifikasi sebagai Fauzan, warga Sigi dan Andi Dg Pasau, warga Kayamanya.

Baku tembak terjadi sekira 3 kilometer dari permukiman warga. Wilayah hutan yang mereka gunakan untuk bersembunyi juga dekat dengan perkebunan warga. Inilah yang menyebabkan warga sekitar khawatir untuk pergi berladang sejak polisi melakukan perburuan 25 Mei lalu.

Warga kerap mendengar letusan senjata api, entah berasal dari senjata polisi atau buronan.

Fauzan dan Dayat alias Faruk, merupakan dua dari empat pelaku penembakan tiga polisi di BCA Palu. Dua dari tiga polisi tewas dalam penyerangan di kantor BCA Palu beberapa waktu lalu.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini