Share

Mengenal Lebih Dekat Sosok "Si Keringat Darah"

Rus Akbar, Okezone · Minggu 05 Juni 2011 02:03 WIB
https: img.okezone.com content 2011 06 05 340 464587 ZEicggLtQt.jpg Dora, pengidap penyakit aneh (Foto: Rus Akbar)

PADANG - Dora Indrianti Tri Murni (25), hanya terbaring lemah di ruang ICU Rumah Sakit M Djamil Padang, saat okezone menyambanginya, Sabtu (4/6/2011) siang.

Mahasiswi semester VI Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta, Padang ini, terpaksa dirawat lantaran mengidap penyakit aneh yang ditandai dengan keluarnya darah pada pori-pori kepala jika dia berpikir terlampau keras.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Jarum infus masih tertancap di pergelangan tangan kanannya, mukanya pun terlihat pucat. Namun Dora begitu bersemangat saat diajak berbincang seputar kehidupan sehari-harinya, sebelum menderita penyakit yang tergolong langka ini.

Tanpa canggung, dia menceritakan seluruh aktivitas yang pernah digelutinya. Dora mengaku pernah melakukan berbagai pekerjaan pria seperti menjadi kernet angkutan kota, tukang bangunan, hingga satpam di PLTG Pauh, Kota Padang, untuk membantu kehidupan keluarganya.

“Saya bekerja itu sejak tahun 2006, ya gimana lagi saya harus membiayai adik saya yang masih sekolah,” katanya lirih.

Untuk menjalani pekerjaan-pekerja berat itu, ini terpaksa menyembunyikan identitasnya sebagai perempuan. Bahkan saat di kampus dia selalu tak ubahnya laki-laki. “Gimana lagi bang kalau perempuan kita tidak bisa mendapatkan pekerjaan,” ujarnya.

Selain pekerjaan-pekerjaan itu, dia juga bekerja sebagai tukang ojek sebelum dia pergi ke PLTG. “Biasanya PLTG itu punya shif, jadi kalau pulang kuliah siangnya saya mengojek di simpang Bandara Internasional Minangkabau menunggu orang yang mau ke bandara atau dari Bandara,” tuturnya.

Alhasil, dengan jadwal yang padat itu Dora dalam sehari hanya bisa tidur selama dua jam, lantaran malamnya dia menjadi Satpam di PLTG.

Sayang, kini keinginan Dora untuk bekerja keras harus dikubur sementara sebab perempuan berambut plontos itu divonis menderita penyakit Trombopati. Dan Dora harus dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta karena minimnya peralatan rumah sakit di Padang.

Menurut dr Irzal Wahid, dokter ahli syaraf RS M Djamil, Padang, penyakit yang diderita Dora disebabkan kerusakan fungsi trombosit. “Tiap pagi kepala saya mengeluarkan darah seperti keringat saya tidak tahu penyakit apa yang saya derita,” kata Dora.  

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini