PPI Dukung RUU Insinyur

Gina Nur Maftuhah, Okezone · Minggu 05 Juni 2011 11:14 WIB
https: img.okezone.com content 2011 06 05 373 464635 52u9Lmf8Bx.jpg Said Didu (foto: Koran SI)
JAKARTA- Persatuan Insinyur Indonesia (PII) mendukung  DPR segera menyusun Rancangan Undang-Undang (RUU) Insinyur agar Indonesia memiliki aturan yang jelas dalam mengatur insinyur asing yang berpraktek di Indonesia.  
“RUU Insinyur ini adalah kesepakatan KTT ASEAN kemarin yang berfungsi untuk mengantisipasi globalisasi profesi insinyur. Di  ASEAN, hanya Indonesia , Laos dan Myanmar yang belum punya,” demikian dikatakan Ketua PII Muhammad Said Didu di Jakarta akhir pekan ini.
 
Dia mengatakan RUU Insinyur ini penting  untuk melindungi malpraktik profesi insinyur dan mengatur jika ke depan banyak insinyur-insinyur asing yang akan masuk ke Indonesia.
 
“RUU ini juga dapat berfungsi untuk mengantisipasi malpraktek jika ada insinyur yang bekerja sama dengan pemilik proye lalu melakukan mark up yang merugikan negara, itu profesi insinyurnya bisa dicabut.  Selain itu, RUU ini juga sebagai bentuk pertanggungjawaban pada masyarakat jika ada bangunan yang roboh,” lanjutnya. 
 
Ke depan, ia menargetkan bahwa di tahun 2015, semua negara di ASEAN diharuskan sudah memiliki RUU ini agar negara tidak diserbu insinyur-insinyur asing yang berpraktek di Indonesia.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, PII mendesak kepada DPR agar segera membuat RUU Insinyur agar ada aturan main yang jelas bagi insinyur asing yang akan berpraktek di Insdonesia karena  pesatnya pembangunan infrastruktur Indonesia akan menarik minat insinyur ASEAN untuk bekerja di Indonesia di tahun-tahun mendatang.
 
DPR sendiri telah berjanji untuk memasukkan RUU ini dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2012  yang akan dibahas dalam dua masa sidang.

(uky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini