Logistik Pengungsi Dieng Hanya Cukup Sepekan ke Depan

Nugroho Setyabudi, Okezone · Selasa 07 Juni 2011 10:13 WIB
https: img.okezone.com content 2011 06 07 340 465293 EQVnyoctF5.jpg Gunung Dieng (Foto: kanapaini.blogspot.com)

SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah harus segera melakukan persiapan terkait ketersedian logistik untuk para pengungsi Dieng. Hal ini disebabkan ketersediaan logistik untuk para pengungsi Dieng hanya mampu untuk memenuhi kebutuhan selama delapan hari ke depan.

Persiapan harus dilakukan untuk mengantisipasi bila nantinya ternyata CO2 (karbondioksida) di kawasan Dieng belum mereda. Padahal jumlah pengungsi masih berjumlah ratusan jiwa.

Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengatakan kemungkinan bencana menjadi semakin memburuk bisa saja terjadi. Sehingga bantuan logistik akan diberikan ke Pemerintahan Kabupaten Banjarnegara.

"Saat ini masih ada sekira 120 pengungsi yang bertahan di Balai Desa Batur dan SMA Batur yang membutuhkan makanan dan segala kebutuhan sehari hari," jelas Gubernur, Selasa (7/6/2011).

Bantuan logistik bagi para pengungsi tidak saja akan diberikan oleh Pemprov Jateng, namun juga oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).

Bibit menjelaskan, hingga saat ini belum ada indikasi penurunan kadar gas beracun yang menyebur dari Kawah Timbang di Pengunungan Dieng. Status kawasan tersebut masih ditetapkan sebagai siaga III sehingga penduduk tetap dilarang untuk mendekati daerah kawah.

Bibit menambahkan, pemporv akan mengucurkan anggaran untuk pengungsi Dieng, namun belum mengatahui secara pasti besaran anggaran yang akan diberikan.

Senada dengan Bibit, Kepala Bidang Evaluasi Potensi Bencana Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gatot M Sudrajat tetap meminta agar menjauh dari radius 1 kilometer.

"Kami masih merekomendasikan untuk pengosongan wilayah dalam radius satu kilometer dari kawah. Namun jika nantinya konsentrasi gas beracun menurun, radius aman bisa dipersempit lagi," terangnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini