Pengadilan Menolak Gugatan David Tobing

Iman Rosidi, Trijaya · Senin 13 Juni 2011 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2011 06 13 339 467695 k8y9Ffxvlc.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Setelah sempat ditunda, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat akhirnya memutuskan tidak menerima gugatan warga negara (citizen lawsuit) terkait penggunaan lambang negara Garuda di kaos tim nasional Indonesia yang diajukan pengacara David Tobing.

 

"Dalam pokok perkara menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima dan menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp 1,6 juta 91 ribu," kata Ketua Majelis Hakim Ennid Hasanudin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (13/6).

 

David Tobing menilai putusan majelis hakim itu belum mencapai pokok perkara karena diduga hakim tidak mempunyai keberanian untuk memutus pokok perkara.

 

Padahal, penggunaan Garuda sebagai kostum bola jelas melanggar Pasal 57 Huruf d Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Sebab, ketentuan dalam undang-undang itu secara limitatif (terbatas) menentukan dapat digunakan untuk apa saja lambang negara Garuda.

 

"Baru prosedural formil yang ditolak oleh hakim, padahal nyata-nyata menurut undang-undang memang salah kok pemakaian itu tapi hakim juga tidak berani mendengarkan suara masyarakat yang mengatakan pemakaian Garuda bisa dilakukan dengan sebebas-bebasnya. Hakim mencari jalan aman,"kata David.

 

David menilai putusan hakim ini justru akan merusak sistem hukum di Indonesia. "Sekarang kan kita sudah lihat banyak sekali yang tidak konsisten, seperti presiden yang memakai bahasa asing, buruh yang di Purwakarta ditangkap karena pemakaian cap lambang negara. Hakim hanya menunda-nunda suatu proses,"sebutnya.

 

Tidak puas dengan putusan itu, David Tobing akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. "Kita bisa banding,"pungkasnya.

 

 

 

 

(abe)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini