Share

Banyak Beasiswa Salah Sasaran

Neneng Zubaidah, Koran SI · Senin 13 Juni 2011 08:52 WIB
https: img.okezone.com content 2011 06 13 373 467508 UEZfRhXyQq.jpg Ilustrasi: ist.

JAKARTA - Banyak beasiswa untuk kalangan tidak mampu dan atau untuk pemenang Olimpiade belum dinikmati oleh sasaran.

Seperti halnya beasiswa Bidik Misi di Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung. Banyak calon mahasiswa dari kalangan mampu yang mencalonkan diri. Hal ini sangat tidak lazim karena beasiswa itu diberikan kepada siswa berprestasi dari kalangan ekonomi lemah.

Kasus ini juga terjadi di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Banyak mahasiswa yang seharusnya mendaftar melalui jalur biasa beralih ke jalur beasiswa. Panitia di UNS pun berusaha mencegahnya dengan memaksa mereka menandatangani surat keterangan kesanggupan. Tim juga akan verifikasi ulang dan melihat rumah mereka.

Selain beasiswa Bidik Misi, ada juga beasiswa bagi pemenang olimpiade yang juga belum diterima oleh siswa pemenang. Seperti Kamil Ismail, lulusan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia, Serpong, ditolak untuk mengikuti SMPTN jalur undangan (dulu PMDK) oleh sejumlah perguruan tinggi negeri di Indonesia. Padahal, Kamil menjadi juara olimpiade geologi tingkat internasional.

Selain itu ada juga Syawaluddin mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang juga pemenang lomba robotika di ajang Trinity College Fire Fighting Robot Contest di Hartford Connecticut, Amerika Serikat. Dia sudah dua kali menjuarai olimpiade tersebut, namun sudah dua kali pula janji beasiswa itu tidak terealiasi juga. "Tahun ini saya menagih janji Kemendiknas untuk memberikan beasiswa S2 di ITB," tegasnya di gedung Kemendiknas. 

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini