Share

Unhas-LPI Menotasi Program Pascasarjana

Andi Aisyah, Okezone · Rabu 15 Juni 2011 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2011 06 15 373 468715 vXSVNQLoHC.jpg Penandatanganan nota kesepahaman Universitas Hasanuddin dengan Yayasan Lembaga Pendidikan Indonesia, Rabu (15/6/2011). (Foto: Andi Aisyah)

MAKASSAR - Yayasan Lembaga Pendidikan Indonesia (LPI) dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) menjalin kerja sama dalam bidang penyelenggaraan pendidikan, khususnya program pascasarjana.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Bendahara Yayasan LPI, Andi Sukarmin, dengan Wakil Rektor IV Unhas, Dwia Aries Tina Pulubuhu yang bertindak atas nama Rektor Unhas di Kampus Unhas Tamalanrea, Rabu (15/6/2011). Kesepakatan terikat itu disaksikan mantan Rektor Unhas, Radi A Gany, dan mantan Pembantu Rektor III Unhas, Ambo Ala.

Yayasan LPI beralamat di Jalan Cikini Raya No 64, Jakarta Pusat. Sudah mengasuh program pendidikan Akademi Bahasa Asing (ABA) selama 40 tahun dan Sekolah Tinggi dalam 20 tahun terakhir. Yayasan ini diketuai Andi Anwar Parenrengi.

Melalui nota kesepahaman yang berdurasi empat tahun dan boleh diperpanjang atas kesepakatan kedua belah pihak ini, Unhas akan menyediakan tenaga sumber daya manusia sarana penyelenggaraan program pascasarjana di Unhas Makassar. Sedangkan Yayasan LPI menyediakan pembiayaan dan sarana penyelenggaraan program pascasarjana Unhas di kampus-kampus Yayasan LPI Jakarta.

Wakil Rektor IV Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu mengatakan, bagi Unhas, kerja sama ini merupakan bagian dari rencana strategi (renstra) Unhas ke depan. Sebagai universitas pembina di Kawasan Timur Indonesia (KTI), Unhas tentu saja sangat apresiatif dengan keinginan perguruan tinggi yang ada di wilayah barat Indonesia.

"Ini merupakan penghargaan bagi Unhas. Meski saat ini penyelenggaraan program pascasarjana ada di fakultas-fakultas, namun program pascasarjana tetap menangani sisi penjaminan mutunya," kata Dwia Aries Tina.

Radi A Gany, mewakili Yayasan LPI, mengaku karena memiliki hubungan emosional dengan Unhas, pihaknya mencoba menjembatani keinginan Yayasan LPI dengan Unhas yang sudah memiliki kemampuan yang lebih baik selama ini.

"Kami memperoleh informasi bahwa Unhas dapat mengakomodasi keinginan dalam memanfaatkan kesempatan kerja sama seperti ini," ujar Rektor Unhas 1997-2006 tersebut.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini