Share

SBY Disarankan Tiru Langkah Tifatul

Susi Fatimah, Okezone · Jum'at 08 Juli 2011 14:41 WIB
https: img.okezone.com content 2011 07 08 339 477536 dvWvDgmrVM.jpg

JAKARTA- Pengamat Tata Hukum Negara Refly Harun menilai gagalnya menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II merupakan kesalahan dari sosok pribadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sendiri.

Menurut Refly, SBY tidak memberi contoh yang baik kepada menterinya. Hal itu terlihat saat SBY tetap menjabat sebagai Dewan Pembina Partai Demokrat. Seharusnya, kata Refly, SBY meniru mantan Presiden PKS, Tifatul Sembiring.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

"Harusnya dia keluar dari dewan pembina. SBY seharusnya meniru apa yang dilakukan Tifatul Sembiring. Itu contoh yang baik. Saya apresiasi Tifatul ketika menjadi menteri dia mundur menjadi presiden. Itu menunjukkan dia didukung PKS, beda dengan partai politik lainnya," ujar Refly usai Talk Show Perspektif Indonesia di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (8/7/2011).

Selain itu Refly mengungkapkan karena saat pemilihan menteri ketika itu SBY memaksakan diri dan lebih mengakomodir dari kalangan partai politik sebagai politik balas budi, sedangkan dari kalangan profesional kurang diakomodir.

 

"Salah satunya dipengaruhi tidak profesional menteri yang menunjang, menteri-menterinya gagal semua karena dari partai politik, tapi tetap dijadikan menteri," katanya.

Refly mencontohkan, salah satunya adalah ketua umum salah satu partai politik yang gagal dalam calon presiden kemudian dijadikan menteri.

"Ketua umum partai gagal pemilu tapi tetap jadi menteri ketika menteri dan ketua umum. Ketika menjabat menteri yang dilakukan mempertahan posisi ketua umum itu yang terjadi di PPP. Jadi yang ada bukan mengurusi departemen tapi mengurusi partai," kata peneliti Cetro ini.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini