Djohar Ketum PSSI, Kemenangan Politik Bagi Demokrat

Taufik Hidayat, Okezone · Minggu 10 Juli 2011 08:38 WIB
https: img.okezone.com content 2011 07 10 339 477997 8HnFXvZYsD.jpg Djohar Arifin (Foto: Achmad Firdaus)

JAKARTA- Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dinilai sudah menjadi ajang pertarungan kepentingan politik. Pengamat Politik UI, Andrinof Chaniago berpendapat, terpilihnya Djohar Arifin Husin sebagai ketua umum PSSI merupakan kemenangan poitik partai Demokrat.  

“PSSI sebagai tempat pertarungan politik. Terkait dengan terpilihnya Djohar Arifin bisa jadi kemendangan politik Demokarat,” kata Andrianof saat dihubungi okezone, Sabtu (9/7/2011).

 

Andrianof organisasi olah raga menjadi aset penting bagi para politikus. Sebab olahraga menjadi tempat yang bakal dilirik semua lapisan masyarakat.

 

Namun, Andrianof berharap, Ormas olahraga jangan dijadikan ajang ladang perebutan kepentingan politik . Kita haru selamatkan olahraga dan organisasi olah raga haruslah netral.

 

“Saya berharap ini jangan berlanjut merebutakan jabatan pimpinan organisasi kelahragaan. Jadi harus kita selamatkan organisasi olahraga dari kepentingan poltik. Ormas harus jadi nonpartaisan dan netral. Murni sebagai Ormas public,” tandasnya.

 

Seperti diketahui, Djohar Arifin Husin terpilih sebagai ketua umum (ketum) PSSI periode 2011-2015 pada Kongres Luar Biasa (KLB) di Solo, Jawa Tengah Dia sudah dipastikan sangat dekat dengan Menpora yang berasal dari Partai Demokrat itu. Dia juga pernah menduduki posisi Deputi Pemberdayaan Olahraga di Kemenpora. Bisa jadi,itu pula yang membuatnya terpilih sebagai ketua umum PSSI Periode 2011-2015.

(opx)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini