nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buyung: Kader Demokrat Hanya Bisa Saling Tuding

Catur Nugroho Saputra, Jurnalis · Minggu 10 Juli 2011 16:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 07 10 339 478103 Kwm06xWfFv.jpg Dokumentasi Okezone

JAKARTA – Kisruhnya Partai Demokrat membuat posisi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku dewan Pembina kian terpojok. SBY dinilai sebagian kalangan gagal dalam memberantas korupsi.

 

Advokat senior Adnan Buyung Nasution berpendapat, SBY telah gagal dalam membina kader-kader Demokrat. Pasalnya, dari kasus Nazaruddin, hampir seluruh kader Demokrat hanya bisa saling menyalahkan dan cuci tangan. Sehingga, belum ada satu pun yang berhasil membawa Nazar pulang.

 

“SBY tak mampu memimpin Partai Demokrat, lantas bagaimana bisa memimpin rakyat? Semua kader Demokrat saling tuding dan tak ada kesepahaman soal hukum,” tegas Buyung dalam sebuah diskusi di Hotel Aryaduta, Jakarta, minggun (10/7/2011).

 

Buyung mencium, jeratan hukuman kepada Nazaruddin adalah upaya SBY dan Demokrat untuk menjadikan Nazaruddin sebagai kelinci percobaan. Karena itu, dia berharap Nazaruddin tidak diseret sendirian dalam sejumlah kasus, tetapi juga kader Demokrat lainnya yang diindikasikan terlibat.

 

“Nazar kan dulu bendahara Demokrat. Dia ditugaskan mencari uang dengan cara dia sendiri. Saya pikir Demokrat tahu semua tentang itu. Saya bukan membela Nazar, tapi dalam hukum itu harus ada keadilan,” pungkasnya.

 

Sebagaimana diketahui, Nazaruddin saat ini menghilang pasca dibongkarnya sederet kasus yang melibatkan dia. Tak hanya dugaan korupsi di wisma atlet dan alat kesehatan, PPATK juga menduga Nazaruddin telah melakukan 109 kali transaksi mencurigakan.

(teb)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini