nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

SBY Harus Turun Tangan Sikapi Mafia Hukum

Bagus Santosa, Jurnalis · Minggu 10 Juli 2011 19:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 07 10 339 478143 NgHheMiQnJ.jpg Adhie Massardi (Foto: Koran SI)

JAKARTA – Hingga saat ini Kasus Mafia hukum belum usai. Hal tersebut terbukti dari tak sedikit hakim yang terlibat kasus.

 

Terkait hal tersebut, Kordinator Gerakan Indonesia Bersi (GIB) Adhie Massardi, mengatakan bahwa bila kasus ini ingin dicari akar permasalahannya, maka Presiden harus turun tangan.

 

"Negara kita ini sistemnya presidensial artinya soal ketatanegaraan harus ada kemauan dari kepala negaranya," katanya usai acara diskusi di Doekoen Cafe, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (10/7/2011).

 

Namun sayangnya Presiden enggan untuk turun tangan langsung. Adhie menilai keengganan Presiden untuk turun tangan adalah karena ia sendiri memiliki banyak persoalan hukum.

 

"Karena dia sendiri, presiden, juga bermasalah secara hukum terutama kasus Century, mafia pajak dan lain-lain,membuat dia sendiri tidak tegar menyikapi hakim kita yang dikuasai mafioso," imbuhnya.

 

Adhie malah membantah jika Presiden ikut campur dalam sebuah perkara akan di stigmakan bahwa presiden melakukan intervensi.

 

"Kalau untuk memperbaiki, itu bukan intervensi. Dalam sumpah presiden kan ada, menaati dan menjunjung tinggi dan menjalani konstitusi, itu berarti mengawsi seluruh UU agar berjalan dengn baik dan benar. Kalau ada penyalahgunaan UU, presiden bisa lakukan intervensi. Bisa dipanggil MA-nya, KY, Polisi atau Jaksa, namun ini tak pernah dilakukan," jelasnya.

 

Intinya, kata Adhie, harus ada kemauan politik dari pemerintah dalam hal ini presiden lewat instrumen hukumnya, yaitu Polri dan Kejaksaan untuk memberantas mafia hukum. "Kalau instrumen itu tak bergerak dalam memberantas mafia hukum, maka keadilan akan berjalan sebagaimana yang terjadi sekarang," tutupnya.(kyw)

 

 

 

(abe)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini