nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demokrat: Nazaruddin Segera Dipecat

Ferdinan, Jurnalis · Selasa 12 Juli 2011 18:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 07 12 339 479065 zj6RkgyMRH.jpg Dokumentasi Okezone

JAKARTA - Partai Demokrat memastikan akan memecat Muhammad Nazaruddin sebagai anggota Partai Demokrat. Pemecatan dilakukan setelah surat peringatan ketiga dilayangkan ke Nazaruddin pekan depan.

 

"Nazaruddin menuju pemecatan. Surat peringatan sudah kedua kali ke Nazaruddin. Senin depan akan diberikan surat peringatan ketiga bila Nazaruddin tidak memenuhi permintaan partai," kata Wakil Sekjen Demokrat Ramadhan Pohan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (12/7/2011).

 

Ramadhan menjelaskan, Nazaruddin mendapat dua surat peringatan karena tak kunjung datang ke Indonesia untuk memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

 

"Dia tidak mengindahkan keputusan partai. Dia diminta hadir memberi keterangan di KPK tapi enggak datang, artinya dia membangkang partai," ujarnya.

 

Anggota Komisi II DPR ini menambahkan, pemecatan dilakukan sesuai instruksi Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. "Pemecatan otomatis itu, tentu harus dinyatakan keputusan (tertulis) tetapi secara de facto sudah terjadi (pemecatan)," tegasnya.

 

Semalam dalam pidatonya SBY menyinggung kader partai yang terbelit perkara korupsi. SBY memastikan partai dengan mekanisme yang dimiliki akan memberi sanksi tegas bagi mereka yang melanggar aturan.

 

"Melakukan evaluasi terhadap sejumlah kecil kader yang ternyata melakukan perbuatan tercela yaitu korupsi yang tentu harus diberi sanksi tegas termasuk keras yaitu melalui proses hukum yang transparan dan akuntabel," kata SBY.

 

Nazaruddin sendiri sebelumnya dipecat dari posisi bendahara umum partai pada 23 Mei lalu oleh Dewan Kehormatan Demokrat. Di hari yang sama Nazaruddin terbang ke Singapura, sehari sebelum imigrasi menerbitkan surat cegah atas permintaan KPK.

 

KPK menetapkan status tersangka kepada anggota Komisi VII DPR tanggal 30 Juni lalu. Dia diduga terlibat perkara suap proyek wisma atlet SEA Games. Namun hingga kini keberadaan Nazaruddin tak diketahui.

 

Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar siang tadi mengatakan Nazaruddin lebih dulu singgah ke KL dan Guangzhou sebelum akhirnya terlacak pihak Keimigrasian berada di Vietnam tanggal 20 Juni 2011. Pencarian Nazaruddin tidak hanya melibatkan Polri, KPK dan Imigrasi tetapi pengusaha sukses itu juga diburu Interpol.

(teb)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini