nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pidato SBY Komitmen untuk Benahi Partai Demokrat

Rizka Diputra, Jurnalis · Selasa 12 Juli 2011 18:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2011 07 12 339 479081 M5Gl2vyZka.jpg

JAKARTA- Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono melalui pidatonya menjawab sejumlah isu yang menyudutkan partai berlambang bintang mercy itu.

Dalam isi pidatonya, SBY menyatakan dirinya perlu mengklarifikasi sejumlah pemberitaan miring tentang Demokrat khususnya kadernya yang tersangkut kasus hukum agar menjadi terang di masyarakat.

Sekjen Gerakan Lanjutkan SBY Presiden (GLSP), Rocky Amu mengatakan, pidato SBY cukup beralasan  pasalnya SBY ingin menunjukkan komitmen dirinya sebagai sesepuh Demokrat yang ingin membenahi partai dari perilaku buruk kadernya.

Namun, sebagai loyalis SBY dirinya mengaku tersinggung bila perilaku menyimpang kadernya diidentikkan dengan sejumlah kasus seperti dugaan kecurangan perolehan suara pada pilpres 2009 dan sebagainya yang berujung pada upaya delegitimasi terhadap SBY.

"Kami setuju kasus Andi Nurpati dan Nazaruddin diusut. Nazaruddin diproses dan semuanya tapi jangan dikaitkan dengan kemenangan SBY (pilpres 2009) saya tidak sepakat," kata Rocky di Jakarta, Selasa (1272011).

Menurutnya, kebijakan SBY selama ini sudah tepat dalam upaya melaksanakan program-program yang pro kepada rakyat. Yang terpenting menurut dia juga adalah melakukan evaluasi terhadap kinerja para menteri KIB jilid II yang dianggap belum maksimal.

"Pak SBY harus tegas kepada kabinet memastikan program pro rakyat benar-benar sampai kepada rakyat. Pemerintah sejauh ini berjalan on the track kalau ada yang salah itu bisa disempurnakan," terangnya.

Rocky menambahkan, persoalan yang mendera internal Demokrat yang selama ini menjadi sorotan tajam media massa dan publik harus dapat diatasi. "Kami sedih pemimpin kami di delegitimasi ketika beliau belum selesai melakukan program nasionalnya," kata Rocky.

“Semua ini mengganggu soliditas koalisi dan akhirnya dapat membuat menteri mundur satu per satu, disitulah tamparan telak bagi SBY," katanya.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini