nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PAN: Setgab Jangan Tinggalkan Parpol Menengah

Ferdinan, Jurnalis · Kamis 14 Juli 2011 18:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2011 07 14 339 479949 jreAWe9Q3W.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa, akan berkomunikasi mengenai pembahasan kesepakatan besaran ambang batas parlemen (parliamentary treshold) ke Sekretariat Gabungan partai koalisi pemerintah.

 

PAN berharap Setgab mengakomodir kepentingan partai menengah untuk menentukan syarat kelolosan di DPR.

 

"Dalam posisi yang sangat strategis dari posisi Ketum PAN, kami yakin akan mampu menjembatani soal ini, tentu lewat Pak Hatta. Karena ini keputusan politik, mau tidak mau pimpinan parpol akan menjembatani," kata Sekretaris Fraksi PAN Teguh Juwarno di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (14/7/2011).

 

Teguh menjelaskan, penentuan ambang batas parlemen harus melalui pembahasan mendalam. Sembilan parpol di parlemen, katanya, harus memikirkan kesinambungan dan pematangan demokrasi.

 

Menurutnya, hingga saat ini Setgab belum melakukan pembicaraan formal mengenai besaran ambang batas parlemen untuk dimasukan ke revisi UU Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Anggota DPR, DPD, DPRD yang menjadi inisiatif DPR.

 

"Justru kita mendorong Setgab untuk hal-hal yang strategis untuk konsep kepentingan kesuksesan pemerintah. Kita bicarakan karena kita merasa dialog kita soal PT ini belum cukup," sambungnya.

 

Teguh melanjutkan, PAN akan mengusahakan kesepakatan batas ambang parlemen yang mampu mengakomodir keterwakilan parpol yang memiliki ideologi beragam.

 

"Apa kita berkukuh 2,5 persen? Tidak. Kita ingin mencari titik temu mencari titik tengah antara 2,5 -5 persen. Kita usahakan dialog semaksimal mungkin dengan partai yang ada, partai menengah dan partai besar," ujarnya.

 

 

 

 

(abe)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini