nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Khawatir Bom Ponpes di Bima, Radius 200 Meter Disterilkan

Agus Salim, Jurnalis · Kamis 14 Juli 2011 07:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2011 07 14 340 479608 8zjPtOadhd.jpg Ilustrasi Densus 88. (Foto: Koran SI)

BIMA- Polisi masih mengamankan lokasi Pondok Pesantren Umar bin Khattab, di Desa Sonolo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, hingga Kamis (14/7/2011) pagi ini.

Rencananya penyisiran akah dilanjutkan kembali hari ini di ponpes yang menempati lahan sekira 1 hektare itu.

Pada penyisiran sore dan malam kemarin, polisi meledakkan 13 benda mencurigakan. Satu di antaranya menimbulkan ledakan keras dan mengepulkan asap hitam.

Akibatnya, polisi sempat mengevakuasi warga yang tinggal dalam radius 200 meter dari ponpes. Ada sekira warga yang mendiami 10 rumah di sekitar ponpes yang dievakuasi sementara.

Dalam penyisiran dan olah TKP yang dilekukan jajaran Brimob Polda NTB, Polres Bima, dan Densus 88 Antiteror, ditemukan sejumlah bom Molotov, tombak, anak panah, ketapel, dan senjata tajam.

Meski demikian Kapolda NTB Brigjen Pol Arif Wacyunadi belum berani berspekulasi mengenai temuan benda mencurigakan yang mirip bom tersebut.

“Ada peledakan, tapi masih dalam penyelidikan,” ujar Arif Wachyunadi.

Penyisiran dilakukan sejak pukul 16.30 Wita hingga malam hari. Jajaran muspida dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB juga ikut dalam penyisiran.

Saat petugas memasuki ponpes, tidak ditemukan saantri dan pengajar. Mereka lebih dulu meninggalkan ponpes sejak peristiwa ledakan pada Senin 12 Juli sore terjadi.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini