nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nazar Sebar Fitnah dan Bukan Cari Kebenaran

Dadan Muhammad Ramdan, Jurnalis · Selasa 19 Juli 2011 19:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2011 07 19 339 481787 uafHkiECVh.jpg

JAKARTA - Dari tempat persembunyiannya, M Nazaruddin yang telah dipecat kembali menyerang bekas bosnya di Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Bahkan, Nazaruddin mengaku tidak mau mengikuti proses hukum lantaran KPK dinilainya hanya gerombolan perampok.

Mengenai tudingan miring Nazarudin dalam sebuah wawancara live di Metro TV, yang sebelumnya dia juga  dikum bola panas via BBM, kuasa hukum Anas, Patra M Zein menilai semua yang diomongkan Nazaruddin bukan untuk mencari kebenaran.

"Apa yang disampaikan Nazaruddin, baik di BBM maupun wawancara, bukan bertujaun utuk mencari kebenaran materiil dan menegakan keadilan," ungkapnya kepada okezone, Selasa (19/7/2011).

Kata Patra, itu semua lebih kepada fitnah dan untuk mencemarkan nama baik Partai Demokrat dan Anas. Kalau memang Nazaruddin berniat untuk mencari kebenaran materiil dan menegakan keadilan, tentunya dia bersedia mengikuti proses hukum di KPK. "Kalau ada keterangan, inforamsi menyangkut perkara  mestinya dia sampaikan kepada penyidik pada saat diperiksa," jelasnya.

Disinggung kenapa Nazaruddin tampaknya begitu dendam terhadap Anas dan Demokrat, Patra menampik semua itu bukan karena pemecatan yang bersangkutan dari kader Demokrat. "Itu yang tahu (dendam) yah Nazaruddin," katanya.

Menurut Patra, pihaknya sudah melaporkan bekas bendahara partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu lantaran tidak memenuhi panggilan KPK dan melakukan pencemaran nama baik terhadap Anas dan Partai Demokrat.

Kata dia, Nazaruddin ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap wisma atlet ini karena penyidik tentunya sudah memiliki bukti-bukti yang mengarah keterlibatan yang bersangkutan. "Artinya, penyidik punya bukti yang cukup yang membawa Nazaruddin tersangka. Oleh sebab itu, Nazaruddin harus menjalani prosesnya." 

(ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini