nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Update Helikopter Jatuh di Bitung

Insaf Albert Tarigan, Jurnalis · Kamis 04 Agustus 2011 01:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2011 08 04 340 487868 Kja7xC3Z9Y.jpg Helikopter Bell 412 (wikipedia)

JAKARTA - Satu unit helikopter jenis Bell 412 yang berangkat dari Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado menuju Gosowong, Halmahera Utara, dilaporkan kehilangan kontak dengan menara pengawas Rabu (3/8) pukul 14.26 WITA. Helikopter berpenumpang 8 orang dan kru 2 orang tersebut lepas landas pukul 14.23 WITA.

Helikopter milik PT Nyaman Air ini disewa oleh PT Nusa Halmahera Minerals untuk memberangkatkan karyawan dan staf mereka menuju lokasi pertambangan emas di Gosowong, Halmahera Utara.

Perusahaan patungan Newcrest Singapore Holding pte, Ltd dan PT. Aneka Tambang (Persero) ini berkantor pusat di Graha Elnusa Lantai 2 Unit D, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Diduga helikopter jatuh akibat cuaca buruk di Gunung Dua Saudara, Bitung, Sulawesi Utara.

Hingga kini pihak perusahaan belum mengeluarkan keterangan resmi baik kepada media maupun kepada keluarga korban di Jakarta.

Koordinator Rescue Basarnas Regional IX Manado George Meci Randang mengatakan, helikopter ditemukan Tim Sar dari Basarnas Manado dibantu TNI Angkatan Udara dan TNI Angkatan Darat dalam keadaan hancur berkeping-keping dan terserak di beberapa lokasi yang letaknya cukup berjauhan. Lokasi jatuhnya helikopter ini ditemukan tim pada Kamis dini hari sekira pukul 00.44 WITA di Gunung Dua Saudara.

Tim juga memastikan seorang penumpang warga Negara Indonesia selamat dari kecelakaan maut tersebut. Namun, George belum bisa memastikan identitas dan kondisi yang bersangkutan. Sedangkan sembilan 9 penumpang lainnya termasuk 2 kru belum diketahui kondisinya.

“Saya belum bisa memastikan, kami masih berupaya mencari,” ujarnya.

Adapun penumpang helikopter adalah Kapten Edy Purnomo (Indonesia/awak), Humaidi (Indonesia/engineer), Roe Nawawi (Indonesia), Dian Rimba Rudiansah (Indonesia), Zainuddin Ahmad (Indonesia), Wilson Joshua (Indonesia), Barry Tommilson (Australia), Adrian Bird (Australia), Reoloft Roodt (Australia), dan Dion Renie (Australia).

Saat ini proses evakuasi korban dan juga puing-puing helikopter masih terhambat cuaca berkabut malam hari dan kondisi medan yang sulit.

(abe)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini