Share

Mahapala Unnes Berhasil Selesaikan Misi Saat 17-an

Margaret Puspitarini, Okezone · Jum'at 19 Agustus 2011 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2011 08 19 373 493906 fTTGZDhXiS.jpg Foto : Unnes

JAKARTA - Tim mahasiswa pecinta alam (Mahapala) Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang memiliki misi mengibarkan bendera Merah Putih pada Hari Kemerdekaan RI di puncak Gunung Elbrush, Rusia, berhasil dipenuhi.

Tim yang terdiri dari Manik Maya Waskitojati, Ma’rifah, dan Miftakhul Ulum ini memulai pendakian gunung terbesar di Rusia tersebut, memulai pendakian sejak 12 Agustus silam. Setelah perjalanan selama lima hari, bertepatan dengan hari Kemerdekaan RI, para pendaki muda ini tiba di puncak Elbrush pukul 16.45 waktu setempat.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Meski dihadang oleh badai dengan angin kencang dan hujan salju, mereka berhasil tiba di puncak gunung berketinggian 5.642 dpl tersebut dan mengibarkan Sang Merah Putih.

Perjuangan para pendaki ini terbilang tidak mudah. Selain kondisi cuaca yang tidak bersahabat, satu-satunya pendaki perempuan dalam tim itu, Ma'rifah mengaku sempat mengalami mount sickness. Hal ini diungkapkannya dalam siaran pers yang dikirimkan kepada Ketua Panitia kegiatan ini, Khaerul Hamzah.

"Alhamdullilah berhasil walaupun saya sempat terkena mount sickness (penyakit di ketinggian karena kadar oksigen yang menipis dan tekanan tinggi) saat badai menerjang. Tapi, sekarang sudah sehat," ujar Ma'rifah. Demikian dikutip dari laman Unnes, Jumat (19/8/2011).

Walaupun sempat mengalami mount sickness, dara berkerudung ini tidak putus asa dalam mencapai puncak gunung tersebut. "Dengan semangat dan kondisi yang masih memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan, saya memaksakan diri untuk terus maju mengibarkan Merah Putih, bendera Unnes, dan panji kebanggaan Mahapala Unnes," tuturnya.

Ma'rifah mengungkapkan, dia dan timnya tidak dapat berlama-lama ketika tiba di puncak Elbrush. "Waktu di puncak hanya lima menit untuk mengambil dokumentasi. Tim harus kembali turun karena cuaca tidak kondusif," katanya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini