Share

UGM Wisuda 712 Mahasiswa D-3

Margaret Puspitarini, Okezone · Sabtu 20 Agustus 2011 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2011 08 20 373 494204 q9BZNReq1z.jpg Ilustrasi : Corbis

JAKARTAJika, hari Kamis 18 Agustus merupakan hari bahagia bagi 1.530 mahasiswa S-1 Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang berhasil diwisuda, kali ini giliran mahasiswa program Diploma untuk merasakan kebahagian serupa.  

Bertempat di Grha Sabha Pramana, 712 mahasiswa program D-3 UGM dengan lama studi rata-rata tiga tahun dua bulan berhasil lulus dan meraih gelar Ahli Madya.

 

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Pada wisuda kali ini, Fajar Laksono, mahasiswa Program Diploma Bahasa Korea meraih predikat mahasiswa yang menyelesaikan studi dengan waktu tercepat, yakni dua tahun delapan bulan. Sementara, Muhammad Ali Rosid dari Program Diploma Teknik Mesin tercatat sebagai lulusan termuda dengan usia 19 tahun satu bulan lima hari.

 

Jumlah wisudawan yang berhasil meraih predikat cumlaude pada periode ini sejumlah 86 orang atau 12,8 persen dari jumlah lulusan. Untuk Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi diraih oleh mahasiswa Program Diploma Penginderaan Jarak Jauh dan Sistem Informasi Geografi, Faradila Nur Agustina dengan nilai 3,92.

 

Dalam sambutannya dalam prosesi wisuda, Jumat 19 Agustus, Wakil Rektor Senior Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) UGM, Retno Sunarminingsih mengatakan, program diploma bertujuan untuk mencetak lulusan profesional yang siap terjun langsung ke dunia kerja.

 

“Lulusan diploma merupakan angkatan kerja yang diharapkan mendukung kinerja dan keberhasilan seluruh sektor riil, baik jasa maupun produksi,” ujar Retno. Demikian dikutip dari laman UGM, Sabtu (20/8/2011).

 

Oleh karena itu, lanjut Retno, kemampuan, jenis kompetensi, dan ketersediaan lulusan D-3 dalam jumlah banyak, sangat diperlukan. Terutama bagi negara berkembang seperti Indonesia dalam menuju negara maju.

 

“Makin maju sebuah negara, maka makin membutuhkan banyak lulusan program diploma yang berkualitas dan dengan jenis kompetensi yang tepat,” tuturnya.

 

Retno pun berpesan kepada para wisudwan agar mampu menunjukkan performa dengan kualitas tinggi untuk dapat berkontribusi menumbuhkan produksi sektor riil negara.

 

“Jika kalian mampu mendorong semua proses pada sektor rill menjadi lebih efisien, efektif, dan berkualitas, maka potensi perusahaan tempat kalian bekerja, pada gilirannya akan mampu mengendalikan pasar, termasuk menembus pasar internasional,” katanya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini