Peran Orangtua sebagai Pendamping Wisudawan

Margaret Puspitarini, Okezone · Kamis 01 September 2011 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2011 08 29 373 497835 zesQ2jJpIO.jpg Ilustrasi : Corbis

JAKARTA - Wisuda merupakan moment penting bagi seorang mahasiswa yang menandakan bahwa pendidikannya di perguruan tinggi telah usai. Pada kesempatan tersebut, sebagai seorang wisudawan tentu tidak ingin menikmatinya sendirian.   

Untuk menikmati peristiwa penting ini, orangtua menjadi sosok yang dinanti oleh mahasiswa untuk menghadiri acara tersebut. Marina, misalnya. Mahasiswi Universitas Atmajaya Jakarta ini mengungkapkan, kehadiran orangtua dirasa penting pada acara wisudanya 24 September mendatang.

 

"Wisuda itu kan momen keberhasilan, jadi pas rasanya kalau dinikmati bersama orangtua," ujar Marina ketika dihubungi okezone, Kamis (1/9/2011).

 

Hal senada diungkapkan oleh Astri Novaria, mahasiswi Universitas Moestopo angkatan 2007. Dara berusia 21 tahun ini mengaku, sosok orangtua sangat penting artinya dalam mendampingi prosesi wisudanya kelak.

 

"Kehadiran orangtua sebagai pendamping wisudawan, buat saya merupakan bentuk dedikasi saya kepada orangtua karena sudah menyekolahkan saya hingga meraih gelar sarjana," ujar Astri.

 

Gadis kelahiran Jakarta, 20 November 1989 ini menambahkan, melalui kehadiran orangtuanya, dia juga ingin menunjukkan rasa terima kasih atas dukungan mereka selama perkuliahan.

 

"Selain itu, saya juga ingin menunjukkan bahwa keberhasilan saya lulus tepat waktu tidak terlepas dari dukungan mereka selama ini," tutur mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi tersebut.

 

Sementara itu, mahasiswa IISIP Jakarta, Ainto juga menganggap penting kehadiran orangtuanya di acara wisudanya yang jatuh pada 2 Oktober mendatang. "Wisuda itu kan satu kali seumur hidup, kecuali memang ingin mengambil S-2. Makanya, orangtua sebagai pendamping itu penting," katanya menjelaskan.

 

Ainto menyebutkan, wisuda menjadi bukti nyata yang bisa diberikan atas jerih payah orangtuanya. "Orangtua kan sudah susah payah menyekolahkan saya maka jadi tanggung jawab saya untuk menyelesaikan kuliah tepat waktu dan membuat mereka bangga," ujarnya.

 

Kehadiran pendamping lain, seperti kakak-adik, pacar, serta sahabat, tambahnya, merupakan pelengkap saja. "Kalau memang mereka bisa datang ya syukur, tapi kalau tidak bisa ya tidak masalah, yang paling penting kan kehadiran orangtua," tuturnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini