nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ibu 2 Bocah Tewas karena Flu Burung Ikut Meninggal

Rohmat, Jurnalis · Senin 17 Oktober 2011 15:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 10 17 340 516410 8Jhe1TG68B.jpg Ilustrasi penderita flu burung (Foto: okezone)

BANGLI - Kisah pilu menimpa sebuah keluarga di Kabupaten Bangli, Bali. Setelah dua anak meninggal dunia karena terinfeksi virus flu burung, kini sang ibu menyusul. Ni Wayan Purnami meninggal dunia (30) tadi pagi.

Kepergian Purnami cukup mengejutkan, terlebih keluarga baru saja kehilangan KRA (5) dan WA (10) di RSUP Sanglah Denpasar pada Minggu 9 Oktober 2011. Duka menyelimuti keluarga yang tinggal di Banjar Antugan, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku.

Sempat beredar kabar, korban tutup usia karena virus flu burung. Namun hal itu dibantah Kadis Peternakan Bangli, Anak Agung Ngurah Samba, yang menegaskan hasil uji laboratorium menyebutkan korban negatif flu burung.

”Kami sudah konfirmasikan hasil uji laboratorium di RSUP Sanglah, Lab Biomol Unud, dan Lab Litbang Kes RI. Hasilnya pasien negatif flu burung,” tegas Samba saat dihubungi okezone, Senin (17/10/2011).

Sampai saat ini, pihaknya belum mengetahui penyebab kematian korban. “Penyebab kematiannya perlu ditelusuri dengan tindakan survailance,” sambung Samba.

Dia menjelaskan, pasca-tewasnya dua anaknya, Purnami syok dan kesehatannya terus menurun. Bahkan dia sempat dilarikan ke puskesmas setempat dan RSUD Bangli.

Dari rekam medis diketahui, korban sempat mengeluh batuk dan sesak napas sehingga harus dua hari dirawat di rumah sakit. Hanya saja, saat diminta dirujuk ke RSUP Sanglah sesuai prosedur tetap guna penanganan lebih lanjut, korban justru menolak.

Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan karena sebelumnya korban diduga telah melakukan kontak dengan penderita positif flu burung sehingga harus dirujuk ke RSUP Sanglah.

”Beliau malah menolak bahkan kabur dari rumah sakit sampai akhirnya meninggal,” imbuh Samba.

Seperti diketahui KRA (5) dan WA (10) sempat dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar, pada Jumat 7 Oktober. Namun keduanya tidak bertahan dan tewas di hari yang sama Minggu 9 Oktober malam.

Diketahui KRA masih sekolah di Taman Kanak Kanak sedangkan kakaknya WA duduk di bangku kelas 5 SD di Banjar Jehem, Kecamatan Tembuku. Dalam catatan rumah sakit, kasus flu burung terakhir mengakibatkan dua orang tewas terjadi di Bali pada 2007.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini