Share

Aburizal Bakrie Berikan Kuliah Umum di ITB

Riani Dwi Lestari, Okezone · Senin 17 Oktober 2011 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2011 10 17 373 516287 aecgFI8NJa.jpg foto: forbes.com

BANDUNG - Institut Teknologi Bandung (ITB) mengundang pengusaha Aburizal Bakrie untuk memberikan kuliah umum di Kampus Ganesha tersebut. Kuliah umum tersebut termasuk rangkaian acara pembukaan Sekolah Pengusaha Muda (SPM) angkatan kedua di ITB. 

Dalam kesempatan istimewa tersebut, Aburizal Bakrie menyampaikan kuliah umum dengan topik "Peran Kewirausahaan Dalam Mempercepat Kebangkitan Bangsa", sekaligus meresmikan pembukaan SPM.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Acara yang terselenggara atas kerjasama Lembaga Kemahasiswaan ITB dan Keluarga Mahasiswa ITB tersebut mengangkat tentang kisah-kisah dan perjalanan hidup seorang Aburizal Bakrie hingga sukses menjadi seorang pengusaha. Tak lupa, ia juga membagikan ilmu-ilmu berharga tentang wirausaha, yang diperolehnya sejak masa kuliah.

Lelaki yang sudah mulai merintis usaha pertamanya sejak kuliah tersebut, menyampaikan bahwa ada tiga sektor yang prospek ke depannya sangat bagus.

"Ada tiga krisis dunia yang terjadi sekarang ini, yaitu energi, pangan, dan air. Jalankan bisnis di tiga bidang ini, karena chance ke depannya akan besar," ungkap lelaki yang akrab disapa Bang Ical yang dilansir dari situs ITB, Senin (17/10/2011).

Selain tiga sektor tersebut, dia juga menyarankan sektor-sektor lain dengan fabrikasi tinggi, misalnya sektor pertanian seperti sawit, coklat, atau karet. Menurutnya, sektor lain seperti bioteknologi juga akan menjadi besar di masa depan, karena tuntutan terhadap sektor ini semakin tinggi.

Alumni ITB angkatan 1964 tersebut, yakin bahwa Sang Pencipta yang berperanan atas kesuksesan yang dimilikinya selama ini. Beberapa kali bisnis yang digagas oleh Aburizal Bakrie kandas di tengah jalan, namun mampu berdiri kembali berkat kekuatan Tuhan.

"Turun dan naik selalu ada di kehidupan seorang pengusaha, kuncinya adalah selalu berusaha dan bangun lagi kalau kita jatuh," ujarnya.

Dia juga mengajak peserta untuk membangkitkan keyakinan bahwa Indonesia akan menjadi sebuah negara yang maju. "Yakinlah bahwa Indonesia mampu untuk menjadi bangsa yang lebih maju. Percayalah masih ada harapan," ujarnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini