Share

UI Klaim Mampu Tingkatkan Dana Penelitian

Marieska Harya Virdhani, Okezone · Senin 31 Oktober 2011 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2011 10 31 373 522842 jgBVuDVe52.jpg Foto : Ist.

DEPOK - Universitas Indonesia (UI) menjawab dan membeberkan secara transparan terkait dana penelitian yang digelontorkan selama ini. Pihak Rektorat UI mengklaim, semenjak 2007, UI telah melakukan penataan manajemen yang diawali dengan integrasi keuangan.

Kepala Deputi Sekretariat Pimpinan UI Devie Rahmawati mengatakan, pengintegrasian ini membuat UI mampu menghimpun sumber daya ekonomi universitas dari Rp650 miliar pada awal 2007 meningkat menjadi Rp2,5 triliun pada 2011.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

“Dengan sumber daya tersebut, UI mampu memberikan insentif bagi civitas akademika UI, baik dosen atau peneliti melalui mekanisme pembiayaan dana riset, beasiswa, dan pelatihan atau seminar dengan anggaran yang besar,” kata Devie dalam rilis kepada okezone, kemarin.

Devie merinci, besaran dana tersebut, yakni dana beasiswa sebelum penataan sebesar Rp15 miliar pada 2007 menjadi Rp63 miliar pada 2011, setelah penataan. Sementara dana pelatihan atau seminar sebelum penataan sebesar Rp9 miliar pada 2007 menjadi Rp32 miliar di 2011.

“Dana penelitian sebelum penataan Rp20 miliar pada 2007, setelah penataan menjadi Rp118 miliar di 2011. Untuk dana pemeliharaan dan peningkatan fasilitas sebesar Rp60 miliar pada 2007 dan setelah penataan menjadi Rp140 miliar pada 2011,” jelasnya.

Devie menambahkan, setelah pengintergrasian keuangan, langkah kedua yang dilakukan manajemen UI adalah mendorong para dosen dan peneliti di UI fokus menjalankan tugas kependidikan dengan melakukan penataan dosen. Penataan ini membagi dosen menjadi dua kategori, yaitu dosen inti pengajaran (dengan beban pengajaran lebih dominan, yaitu 6-18 SKS) dan dosen inti penelitian (dengan beban penelitian yang dominan, sehingga pengajaran maksimum hanya enam SKS).

“Melalui penataan tersebut, UI dapat melakukan dua hal, yaitu peningkatan penghasilan bagi dosen dan distribusi penghasilan yang lebih merata di setiap fakultas,” tegasnya.

Jumlah dosen inti pengajaran di UI mencakup 70 persen dari seluruh personil yang mengajar di UI. Sisanya, sebesar 30 persen adalah dosen yang tengah mendapat tugas belajar atau tugas negara, serta dosen tamu atau dosen luar biasa.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini