nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayar Rp100 Ribu ke Imam, Langsung Dapat Gelar Haji

Bulan Sri Indra Maya, Jurnalis · Rabu 02 November 2011 05:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 11 02 340 523600 pm0R7w8T2Y.jpg (Foto: Bulan/SINDO TV)

BONE - Kepolisian Sektor Sibulue Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mendatangi rumah warga yang diduga menganut aliran sesat, Selasa (1/11/2011). Kedatangan polisi ini untuk memastikan jika ajaran tersebut sudah dihentikan dari tempat itu.

 

Pasalnya sehari sebelumnya, polisi membubarkan puluhan warga yang diduga penganut ajaran sesat, dimana hanya dengan membayar Rp100 ribu hingga Rp500 ribu kepada pimpinan (khalifah) mereka, maka penganutnya sudah dapat gelar haji kecil tanpa harus ke tanah suci.

 

Sampai di lokasi polisi sudah tidak menemukan sang khalifah yang di berinisial AMN yang berasal dari Sulawesi Tenggara itu. Polisi hanya menemukan foto sang pimpinan di rumah salah seorang penganutnya. Polisi juga bertemu dengan salah satu keluarga yang merupakan penganut aliran tersebut.

 

Polisi menghimbau kepada para penganut untuk tidak percaya begitu saja pada orang yang baru dikenal yang menyesatkan dan ingin meraup keuntungan semata.

 

Salah seorang penganut, Ramli membantah jika ajaran yang diberikan oleh Andi Muhammad Nur yang baru dikenalnya sebulan lalu adalah ajaran sesat. Namun dia mengakui bahwa ajaran yang diterimanya semata-mata hanya untuk mendapat berkah.

 

Kepala Desa Pattiro Bajo, Muhamad Yusuf Mappanyompa membenarkan bahwa penganut yang diduga aliran sesat tersebut sudah mencapai puluhan orang. Karena dianggap sesat dan keluar dari ajaran Islam pihaknya telah mengusir pimpinannya dan menghimbau warga untuk tidak mengikuti ajaran tersebut.

 

Sementara Kapolsek Sibulue, AKP Makmur mengatakan belum dapat memastikan ajaran tersebut sesat, namun pihaknya membenarkan bahwa jika warga yang sudah di kukuhkan menjadi haji kecil akan membayar sebesar seratus hingga lima ratus ribu rupiah.

 

“Lagi-lagi dibutuhkan kehati-hatian untuk tidak langsung percaya pada ajakan orang yang baru di kenal, apalagi mengajak untuk berhaji hanya dengan membayar ratusan ribu rupiah sudah dapat gelar haji tanpa ke tanah suci. Karena boleh jadi ajakan tersebut hanyalah menyesatkan,” tuturnya.

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini