nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Obama Borong Kamar Hotel Grand Hyatt Bali

Rohmat, Jurnalis · Jum'at 18 November 2011 18:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 11 18 340 531353 ROxTBtWllE.jpg Obama dan istri saat berkunjung ke Masjid Istiqlal (Foto: Ist)

NUSA DUA- Presiden Amerika Serikat Barack Obama memilih Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali sebagai tempat beristirahat bersama rombongan gedung putih dan tim keamanannya.

Bahkan hampir separuh kamar hotel bintang lima itu telah dibooking Obama selama menghadiri KTT ASEAN dan KTT sejak 14 November lalu.

Hotel berjaringan internasional yang memiliki 3 villa eksklusif itu, dipilih Obama sebagai tempat beristirahat di sela kegiatannya yang cukup padat selama hampir tiga hari di Bali.

Tak banyak diketahui aktivitas Obama di hotel tersebut, sebab pihak keamanan Obama sangat membatasi interaksi dengan karyawan maupun tamu lainnya yang menginap.

Bahkan untuk menyediakan makanan dan minuman bagi Obama, ada tim khusus yang melayani dan bukan dari karyawan hotel.

"Mereka memesan hampir separuh kamar hotel dari 648 kamar yang ada. Mengenai pengaturan kamarnya, pihak hotel tak dilibatkan," kata Asisten Manajer Humas Grand Hyatt Bali Melanie Kristanto dihubungi wartawan lewat ponselnya, Jumat (17/11/2011).

Meski kedatangan tamu penting dunia, namun pihak hotel mengaku tidak banyak direpotkan oleh permintaan tim Obama. Tidak ada permintaan aneh-aneh dari pihak Amerika Serikat dan sejauh ini bisa dipenuhi dengan baik.

Terkait semua keperluan selama Obama tinggal di hotel maupun kebutuhan lainnya, mereka sudah memiliki tim tersendiri yang cukup lengkap. Dia menyebutkan, tim Obama sedikitnya berjumlah 300 yang telah mempersiapkan segala sesuatunya selama Obama berada di Pulau Seribu Pura ini.

Pihak hotel juga tidak mengetahui aktivitas Obama dan rombongan gedung putih lainnya termasuk di kamar mana mantan "anak menteng" tersebut tidur melepaskan penat tanpa sang istri Michelle dan dua putrinya itu.  Yang pasti, mereka berada dalam satu area untuk memudahkan koordinasi maupun pengamanannya.

Disinggung sampai berapa lama, Obama menginap di hotel tersebut, sejauh ini pihaknya belum mendapat konfirmasi kepastian kapan politisi dari Partai Demokrat itu akan meninggalkan hotel.

"Kami hanya diminta meningkatkan keamanan dan berkoordinasi dengan pihak delegasi AS saja," tukasnya.

Menyangkut anggaran untuk akomodasi yang dikeluarkan pihak AS selama Obama menginap sejak datang Kamis petang kemarin, Melanie enggan membeber lebih detil.

“Ini kebijakan kami untuk merahasiakan harga masing-masing tamu,” sergahnya. Hanya saja, menilik tarif kamar yang pernah dipublish setiap tamu yang bermalam, setidaknya harus merogoh kocek mulai harga USD 185 hingga dan USD 2.000 untuk harga Villanya.

Dipihak lain, meski menjadi tempat menginap orang nomor satu di negara adidaya itu, hotel tersebut tetap melayani tamu-tamu didominasi asing.

Sejauh ini juga tidak ada komplain yang disampaikan pihak Obama selama menginap.  Karena sebagai tempat menginap para tamu negara, pihak hotel memberlakukan pengamanan super ketat, siapapun harus menunjukkan ID Khusus bila akan masuk.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini