Wanadri: Tak Mudah Cari Cessna 172 di Situ Lembang

Iman Herdiana, Okezone · Senin 21 November 2011 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2011 11 21 340 532241 nHw2rPDg7E.jpg Gunung Burangrang salah satu lokasi yang disisir Tim SAR (Foto: Koran SI/Asep S)

BANDUNG - Tim SAR Wanadri Bandung fokus melakukan pencarian pesawat Cessna 172 PK-NIP hilang di pegunungan Situ Lembang, Jawa Barat. Hal itu dilakukan karena sinyal ELT (emergency locator transmitter) yang diduga berasal dari pesawat nahas itu terdeteksi di pegunungan tersebut.

 

Koordinator Tim SAR Wanadri untuk pencarian Cessna 172, Surya Pagi Asa, menjelaskan Situ Lembang merupakan kompleks pegunungan yang terdiri dari banyak gunung, di antaranya Gunung Sunda, Gunung Gedongan, Gunung Masigit, dan yang menjadi puncak dari kompleks pugunungan itu adalah Gunung Burangrang.

Dalam operasi pencarian, kata pria yang akrab disapa Asa itu, Wanadri Bandung menurunkan tim yang terdiri dari 17 orang. Mereka dibagi ke dalam beberapa regu kecil yang diarahkan ke satu area tertentu.

Pencarian dilakukan secara paralel, yakni mensinkronkan data yang dihimpun Wanadri dan data di lapangan. Wanadri sendiri telah menerjunkan tim sejak Jumat 18 November lalu atau dua hari setelah pesawat dinyatakan hilang.

“Saat ini, tim fokus di Gunung Burangrang. Kami berpatokan kepada petunjuk yang paling valid, yaitu sinyak ELT. Menurut Basarnas, pada daerah tertentu di Situ Lembang sinyal ELT-nya sangat kuat,” kata Asa kepada okezone di Kantor Sekretariat Wanardi, Bandung, Jawa Barat, Senin (21/11/2011).

Asa setuju penemuan sinyal ELT Pesawat Cessna 172 yang diungkapkan Basarnas merupakan titik terang dari pesawat. Namun, menurut dia bukan berarti sinyal ELT itu sebagai jaminan bahwa Cessna 172 akan segera ditemukan.

“Medan Situ Lembang terdiri dari hutan lebat dengan topografi ekstrem dan tebing yang curam. Daerah ini adalah kompleks jajaran pegunungan, bukan satu gunung, di mana Burangrang adalah salah satu puncaknya,” urainya.

Asa yang didampingi anggota Wanadri lain di antaranya Ilham Fauzi dan Martin Rimbawan menunjukkan peta Situ Lembang. Peta tersebut ada yang menunjukkan wilayah yang dipenuhi garis-garis rumit seperti arsiran dan garis renggang.

“Garis rumit ini melingkupi pegunungan di Situ Lembang yang artinya memiliki kontur tanah dan hutan yang lebat dan ekstrem,” jelas Asa.

Rencananya, Tim SAR Wanadri akan melakukan pencarian selama sepekan terhitung sejak Jumat pekan lalu. Jika dalam sepekan tidak membuahkan hasil, tim akan dievaluasi yang intinya akan memutuskan kemungkinan penambahan personel, pengurangan, atau menggeser tempat pencarian.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini