Cicipi Bolu Biji Nangka di Food Explore

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Rabu 23 November 2011 19:11 WIB
https: img.okezone.com content 2011 11 23 373 533345 84M2J332D2.jpg Salah satu stan dalam Food Explore UPH (Foto: dok. UPH)

JAKARTA - Pameran ini menyuguhkan bolu kering biji nangka, es krim dari katuk, atau cendol talas nangka. Penasaran mencoba?

Datang saja ke Food Explore besutan Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknologi Pangan Universitas Pelita Harapan (UPH). Hingga besok, kamu masih bisa mencicipi berbagai olahan pangan unik dan kreatif di Rumah Inovasi.

Booth ini menampilkan 18 produk inovasi pangan hasil karya dan riset mahasiswa UPH. Kamu bisa mencicipi Bolu Kering Biji Nangka (Boring Binang), Pohankatuk Ice Cream, Cendol Talas Nangka (Centang), Claciroot Cracker, dan masih banyak lagi.

Ketua Panitia Aileen Mulja menjelaskan, tahun ini Food Explore mengusung tema Sense the Diversity: Teknologiku, Ragam JAWAku, dan menonjolkan bahan-bahan dasar pangan umum yang terdapat di Pulau Jawa.

“Pulau Jawa sebagai salah satu pulau di Indonesia kaya akan sumber daya hayati. Sumber daya itu sangat berpotensi dalam pembangunan ketahanan pangan nasional melalui pengembangan bahan pangan lokal menjadi produk pangan yang unik tanpa mengenyampingkan nilai gizi,” kata Aileen seperti dikutip dari keterangan tertulis UPH kepada okezone di Jakarta, Rabu (23/11/2011).

Makanan-makanan yang ditampilkan dalam Food Explore memang memanfaatkan bahan dasar yang unik yang tidak lazim dipakai namun setelah diteliti mengandung kandungan nutrisi yang lebih tinggi dari bahan dasar pada umumnya. Inovator-inovator muda ini menggunakan ampas umbi talas, biji nangka, tulang ikan kakap merah.

Beragam inovasi makanan tersebut juga memanfaatkan limbah pangan. Boring Binang dibuat dengan memanfaatkan biji nangka sebagai bahan tepung pembuatan bolu. Daun katuk dan daun pohpohan pun dimanfaatkan untuk membuat Pohankatuk Ice Cream.

Kegiatan Food Explore juga mengundang pengunjung SMA berpartisipasi dalam kompetisi inovasi pangan bertema Pake Umbi, Kenapa Enggak? Enam regu peserta kompetisi ini harus membuat booth presentasi produk inovasi makanan dengan bahan dasar umbi.

Pengunjung lainnya dapat mengikuti seminar bertajuk Diversifikasi Pangan Berbasis Umbi. Ironi atau Solusi?

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini