Sarjana Harus Berintegritas!

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Minggu 04 Desember 2011 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2011 12 04 373 537743 W04z2IbR0r.jpg Prosesi wisuda Universitas Pelita Harapan (Foto: UPH)

JAKARTA - Sebagai produk pendidikan tinggi, para sarjana harus memiliki integritas untuk bekal menjadi pemimpin masa depan.

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Pelita Harapan (UPH) Jonathan L Parapak dalam prosesi wisuda 835 sarjana baru UPH. Parapak berpesan, para lulusan UPH menjadi pemimpin-pemimpin yang berkarakter, yang integritasnya tidak diragukan dan cerdas dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Kami mengutus para winisuda untuk membawa perubahan, perbaikan yang dinantikan bangsa ini,” kata Parapak seperti dikutip dari keterangan tertulisnya kepada okezone, Minggu (4/12/2011).

Dalam upacara wisuda XX tersebut, mantan Wakil Perdana Menteri Australia dan Pemimpin Partai Nasional John Anderson juga menyampaikan hal serupa.  Menurut Anderson, meski tantangan globalisasi makin sulit, para sarjana UPH harus mampu berjuang mempertahankan integritas dalam segala bidang.

"Untuk menjadi orang yang memiliki integritas, diperlukan etika, nilai-nilai, dan konsistensi. Jadilah garam dan terang untuk menghasilkan perubahan di Indonesia,” pesannya.

Upacara wisuda terhadap 835 lulusan UPH digelar di  Grand Chapel UPH. Selama 18 tahun, UPH telah meluluskan lebih dari 13.500 alumni. Jumlah ini berasal dari lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata Pelita Harapan (STPPH) yakni 1.308 alumni, lulusan program S-1 UPH (10.011 orang), lulusan program S-2 (1.865 orang), lulusan program profesi dokter (305 orang), dan 11 Doktor Hukum.

Gelar wisudawan terbaik program doktor diraih Hinca IP Pandjaitan 13. Dia lulus dari Program Doktor Hukum dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,96 dan predikat sangat terpuji.

Tiket kelulusan Hinca adalah disertasinya yang berjudul Intervensi Negara terhadap Pengelolaan Penyelenggaraan dan Penyelesaian Sengketa Sepak Bola Profesional di Era Globalisasi dalam Rangka Memajukan Kesejahteraan Umum di Indonesia.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini