Share

UI Inisiasi Gerakan Birokrasi Bersih

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Selasa 06 Desember 2011 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2011 12 06 373 538662 8v1c6IFkF8.jpg Image: corbis.com

JAKARTA - Karut marut politik dan penyelenggaraan birokrasi di Tanah Air membuat gerah banyak pihak.

Salah satunya adalah civitas academica Program Pascasarjana Ilmu Administrasi, Departemen Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI). Dengan dukungan para tokoh masyarakat yang tergabung dalam Indonesian Strategic Initiative for Administrative Reform (ISIAR), mereka akan mendeklarasikan Gerakan Nasional “Birokrasi Bersih dan Melayani” pada 8-9 Desember mendatang. 

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Bertempat di Kampus UI, Depok, deklarasi juga akan dirangkai dengan berbagai kegiatan sebagai ajang inisiasi gerakan massa untuk mendukung, menggerakkan, dan mendorong terwujudnya reformasi administrasi (birokrasi) di Indonesia.

"Deklarasi ini merupakan bentuk keprihatinan dan sumbangsih nyata tokoh-tokoh masyarakat yang tergabung dalam ISIAR terhadap kondisi Indonesia saat ini," demikian seperti dikutip dari keterangan tertulis Program Pascasarjana Ilmu Administrasi, Departemen Ilmu Administrasi FISIP UI kepada okezone, Selasa (6/12/2011).

ISIAR menilai, Gerakan Nasional "Birokrasi Bersih dan Melayani" adalah hal yang sangat mendesak untuk dilakukan. Gerakan ini nantinya dapat mendorong reformasi administrasi (birokrasi) sehingga mampu menciptakan pemerintahan yang efektif dan bersih serta mampu mewujudkan kondisi Indonesia yang bersih dan lebih baik.

 

Selama dua hari, masyarakat dapat mengikuti seminar dengan tema Transformasi Administrasi menuju Indonesia Bangkit, serta Deklarasi Gerakan Birokrasi Bersih dan Melayani. Rangkaian acara juga akan diisi dengan Konferensi Nasional yang akan dihadiri oleh 16 perguruan tinggi, tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai kalangan baik politisi, dunia usaha, birokrat, eksekutif BUMN/BHMN, dan tokoh-tokoh  masyarakat.

Lima di antara ratusan deklarator akan menyampaikan pidato gerakan reformasi birokrasi. Mereka adalah Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, anggota DPR RI Dewi Aryani, pengusaha Putri Wardana, Walikota Solo Joko widodo, dan Teten Masduki.

Para tokoh dan senior gerakan perubahan birokrasi yang juga akan menandatangani deklarasi di antaranya Sofian Effendi, Sarwono Kusumaatmadja, J Kristiadi, Bupati Serdang Bedagai, Bupati Samosir, Bupati Sumbawa Barat, Bupati Mamuju, Walikota Denpasar, dan Walikota Kediri.

Puluhan profesor, rektor, dekan dari berbagai perguruan tinggi, serta kalangan praktisi birokrat, politisi, dan pengusaha direncanakan turut hadir dan mendukung deklarasi Gerakan Nasional "Birokrasi Bersih dan Melayani" tersebut.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini