nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Organisasi Syiah Indonesia Bantah Bolehkan Nikah Mut'ah

Fahmi Firdaus , Jurnalis · Sabtu 31 Desember 2011 15:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2011 12 31 337 549808 eKUWBriKQ0.jpg Ilustrasi pengungsi warga Syiah di Sampang (Dok: Sindo TV/Taufik S)

JAKARTA - Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI), organisasi pengikut aliran Syiah di Indonesia, membantah jamaahnya diperbolehkan untuk tidak salat Jumat dan nikah mut'ah (kawin kontrak).

“Kami di IJABI nikah mut'ah diharamkan,” tegas Ketua Dewan Syura IJABI Jalaludin Rakhmat saat jumpa pers di Kantor Pusat IJABI di Jakarta Selatan, Sabtu (31/12/2011).

Pria yang akrab dipanggil Kang Jalal ini bahkan menegaskan, banyak pengurus IJABI yang menjadi khatib salat Jumat di masjid-masjid besar. Sehingga fakta tersebut dengan jelas membatalkan anggapan bahwa Syiah dibolehkan tidak melaksanakan salat Jumat.

Soal nikah mut’ah, Kang Jalal menilai pada hakikatnya semua orang melakukan nikah mut’ah namun dalam konteks yang berbeda. “Kita semuanya nikah mut'ah, segera setelah akad nikah, taqliq talak itu nikah mut’ah,” jelasnya.

Karena itu, Kang Jalal meminta masyarakat yang belum memahami soal Syiah untuk berdialog dan tidak menggunakan cara kekerasan untuk memaksakan pendapat.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini